Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf .
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala perunding Iran dengan Amerika Serikat (AS), Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Washington tidak akan mampu mendapatkan konsesi tambahan dari Teheran dengan meningkatkan tekanan terhadap Iran. AS telah menginformasikan kepada sekutu bahwa mereka mengubah pendekatan terhadap Iran.
“Amerika mengira menekan Iran lebih keras akan menghasilkan konsesi yang tidak pernah menjadi bagian dari kesepakatan. (Menteri Keuangan AS Scott) Bessent dan (Menteri Perang AS Pete) Hegseth sudah jauh di luar kemampuan mereka. Berhentilah berharap mereka tiba-tiba menemukan solusi ajaib untuk membereskan kekacauan yang kalian buat sendiri,” kata Ghalibaf melalui platform X.
Pada 8 Juli, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata yang dicapai dengan Iran pada malam 18 Juni tidak lagi berlaku. Sejak 8 Juli, militer AS telah melancarkan beberapa rangkaian serangan terhadap Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan respons terhadap tindakan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.
Teheran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap pangkalan-pangkalan AS di sejumlah negara Timur Tengah, menutup Selat Hormuz, dan menuduh Washington melanggar kesepakatan gencatan senjata.
sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti-OANA

1 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·