Dubes Turki: 422 Relawan GSF, Termasuk 9 WNI Dipulangkan dengan Selamat

1 jam yang lalu 1

Duta Besar Republika Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kedutaan Besar Besar Republik Turki di Indonesia dengan senang hati menyampaikan, pemerintah Republik Turki memfasilitasi pembebasan dan kepulangan aktivis Indonesia dengan selamat. Sembilan warga negara Indonesia (WNI), yang ditahan setelah serangan terhadap Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 oleh pasukan militer Israel pada 18 Mei 2026, telah tiba di Istanbul dengan selamat pada 21 Mei 2026.

Duta Besar (Dubes) Turki untuk Indonesia, Talip Kucukcan menhatakan, menyikapi penahanan WNI tersebut, pemerintah Republik Turki dan Republik Indonesia (RI) bekerja sama dan berkoordinasi untuk pembebasan para tahanan. "Negara Turki sepenuhnya mendukung proses repatriasi warga negara Indonesia dan menyediakan semua fasilitas yang diperlukan," kata Talip dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu (23/5/2026).

Menurut dia, Turki telah mengirimkan tiga pesawat yang disediakan oleh Turkish Airlines ke Israel untuk mengangkut kepulangan yang aman bagi seluruh anggota organisasi nonpemerintah dari 41 negara yang berpartisipasi dalam GSF 2.0. Talip menyatakan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Turki menyatakan, 422 relawan bantuan kemanusiaan telah dipulangkan dengan selamat dan cepat.

"Sembilan warga negara Indonesia termasuk di antara mereka telah kembali ke Turki. Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul bertemu dengan warga negara Indonesia tersebut saat kedatangan mereka dengan selamat," ucap Talip.

Baca Artikel Selengkapnya