Warga Iran berjalan di depan foto Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei di Teheran, Ahad (19/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, telah memperingatkan negara-negara Teluk Arab bahwa mereka harus memilih antara Israel dan Iran. Pernyataan itu disampaikan Huckabee di tengah kebuntuan perundingan saat ini, setelah 40 hari perang AS-Israel terhadap Iran yang menyebabkan Teheran menargetkan dan menghancurkan aset-aset yang bersekutu dengan AS di kawasan.
"Negara-negara Teluk sekarang mengerti bahwa mereka harus memilih. Apakah lebih mungkin mereka akan diserang oleh Iran atau Israel?" kata Huckabee dalam percakapan dengan presenter televisi Israel, Hila Korach, pada Selasa.
"Mereka melihat bahwa Israel membantu kita dan Iran menyerang kita. Israel tidak mencoba untuk mengambil alih tanah Anda dan tidak mengirimkan rudal kepada Anda," katanya menambakan.
Huckabee, seorang pendeta Baptis dan pro-Zionis, mengatakan bahwa dia yakin lebih banyak negara Arab sekarang akan bergabung dengan Kesepakatan Abraham Presiden AS Donald Trump. Ia yakin negara-negara Arab akan menormalisasi hubungan mereka dengan Israel.
Hal ini terjadi meskipun ada kemarahan publik yang meluas di seluruh dunia Arab atas genosida Israel di Gaza. Ada ketidakpuasan yang berkembang pesat terhadap kedekatan hubungan AS-Israel di kalangan publik Amerika.
Sebagai bagian dari percakapan di Tel Aviv tersebut, Huckabee mengonfirmasi bahwa Israel mengirimkan baterai pertahanan udara Iron Dome ke UEA serta tentara untuk mengoperasikannya. Baterai itu diperlukan lantaran negara Teluk tersebut menjadi sasaran serangan terberat dari Iran.

2 hari yang lalu
6








English (US) ·
Indonesian (ID) ·