Ditanya Jurnalis India, PM Anwar Tolak Sebut Pakistan Sponsori Terorisme

1 jam yang lalu 1

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim saat diwawancara NDTV di New Delhi, India.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW DELHI -- Dalam wawancara eksklusif dengan jurnalis Vishnu Som dari NDTV, Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim tidak berbasa-basi dalam mengutuk tindakan Israel terhadap Hamas di Gaza, Palestina. Anwar yang berada di India untuk menghadiri KTT ke-18 BRICS, menuntut diakhirinya apa yang disebutnya “kolonisasi” Israel atas Palestina.

"Hamas baru berusia 20 tahun. Namun penjajahan di Palestina sudah berusia 70 tahun. Kami di Malaysia dan India akrab dengan penjajahan. Kami tidak bisa memaafkan penjajahan Palestina oleh Israel," kata Anwar dalam wawancara di NDTV.

"Pemboman dan pembunuhan yang terus-menerus adalah hal yang keji. Tindakan Israel di Gaza adalah terorisme negara," ucap Anwar melanjutkan.

Namun ketika ditanya Vishnu apakah dia juga akan menyebut apa yang dilakukan Pakistan di Pahalgam, wilayah Kashmir pada tahun lalu, sebagai tindakan teror, Anwar menolak menjawab. "Saya adalah teman dekat Modi Ji, dan kami juga berhubungan dengan Pakistan," kata anwar menolak menyebut Pakistan sebagai negara yang mensponsori teror terhadap India, sebagaimana arahan.

Baca Artikel Selengkapnya