Seorang pilot jet tempur China dari Komando Teater Timur Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) ikut serta dalam patroli kesiapan tempur dan latihan militer. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- China baru saja merilis sebuah varian baru dari jet tempur siluman generasi kelima J-35, yang dibangun untuk ekspor dan didesain untuk bersaing dengan jet buatan Amerika Serikat (AS), F-35 Lightning II. Pelanggan pertama dari J-35 dilaporkan adalah Pakistan.
Varian untuk ekspor nanti akan disebut sebagai tipe J-35AE yang selama ini dioperasikan baik oleh Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) dan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLANAF). Menurut laporan South China Morning Post (SCMP), dilansir India Today, Rabu (6/5/2026), jet J35-A pertama kali diperkenalkan oleh China di Paris Air Show tahun lalu.
Sejak itu, China memproduksi J-35 dengan spesifikasi penuh. China Central Television, kemudian pada peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei lalu, membuat laporan sebuah model J-35 dengan nomor seri 001 keluar dari hangar.
Berdasarkan laporan SCMP, J-35 berlogo pabrik pembuat, Aviation Industry Corporation of China (AVIC), daripada logo PLAAF, sebuah tanda bahwa itu adalah varian untuk ekspor. Laporan SCMP untuk kali pertama varian ekspor dari J-35 disebut sebagai J-35AE, diungkap ke publik sebagai model yang beroperasi penuh, bukan prototipe.

59 menit yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·