Camp Hijau NU, Ikhtiar LPBINU Pasuruan Satukan Gagasan dan Pengalaman untuk Gerakan Kemanusiaan

8 jam yang lalu 3

Pasuruan, NU Online

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Kabupaten Pasuruan menggelar Sarasehan Camp Hijau NU di kawasan Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu-Ahad (13-14/06/2026).


Ketua LPBINU Kabupaten Pasuruan, H Sugeng Hariyadi mengatakan, sarasehan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan dan pengalaman para relawan serta pengurus NU dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih kuat dan terorganisasi.


“Camp Hijau NU bukan hanya kegiatan penghijauan, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi, pembelajaran, dan penguatan gerakan kemanusiaan NU agar semakin hadir dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya diberitakan NU Online Jatim.


Melalui sarasehan ini, ia berharap lahir langkah-langkah konkret untuk memperkuat ketangguhan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, serta meningkatkan peran Nahdlatul Ulama dalam upaya pengurangan risiko bencana dan aksi kemanusiaan di Kabupaten Pasuruan.


“Saya berharap relawan NU dapat berkontribusi dalam mengurangi risiko bencana di Kabupaten Pasuruan,” harapnya.


Sementara itu, Sekretaris LPBINU Kabupaten Pasuruan, Aris Felani menjelaskan, peserta sarasehan tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan program NU Peduli serta berbagai tantangan yang dihadapi relawan di lapangan.


“Di antaranya meningkatnya intensitas kejadian bencana, serta pengalaman relawan dalam melakukan respons dan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana,” jelasnya.


Ia menyebut, LPBINU akan terus mendorong peningkatan kapasitas relawan, penguatan koordinasi antar lembaga, dukungan logistik yang memadai, serta keterlibatan generasi muda Nahdliyin dalam gerakan kemanusiaan dan pelestarian lingkungan.


“Kami akan melibatkan seluruh lembaga dan badan otonom NU, termasuk berbagai komunitas untuk terus menguatkan gerakan kemanusiaan,” terangnya.


Mantan Sekretaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan itu juga mengungkapkan, peserta sarasehan menyepakati sejumlah rekomendasi strategis sebagai langkah penguatan gerakan kebencanaan dan kemanusiaan NU di Kabupaten Pasuruan.


“Rekomendasi tersebut meliputi penguatan sistem dan jejaring NU Peduli hingga tingkat kecamatan dan desa, peningkatan kapasitas relawan melalui pelatihan kebencanaan, lingkungan hidup, serta manajemen relawan secara berkelanjutan,” ungkapnya.


Selain itu, peserta juga merekomendasikan pembentukan dan penguatan relawan kebencanaan berbasis Nahdliyin di setiap wilayah, pengembangan program konservasi lingkungan dan perlindungan sumber mata air sebagai bagian dari mitigasi bencana, serta penguatan sinergi antara LPBINU, badan otonom NU, pemerintah daerah, dunia usaha, dan komunitas relawan.


Melalui rekomendasi tersebut, LPBINU Kabupaten Pasuruan berharap gerakan NU Peduli dan relawan kebencanaan dapat semakin terorganisasi, responsif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Baca Artikel Selengkapnya