BSI: Pembiayaan UKM tumbuh 13,67 persen capai Rp25,69 T per April 2026

1 jam yang lalu 2
Kelas usaha kecil dan menengah ini menjadi salah satu yang dibidik karena potensi mereka sangat besar jika dibina dan diberikan akses pembiayaan yang tepat

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk mencatat penyaluran pembiayaan usaha kecil dan menengah (small and medium-sized enterprises/SME) tumbuh dua digit yakni 13,67 persen secara tahunan (yoy) sehingga berada pada posisi Rp25,69 triliun per April 2026.

Menurut perseroan, berbagai sektor masih tumbuh terutama sektor-sektor yang mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat di antaranya pertanian dan perkebunan, perdagangan besar dan eceran, serta jasa pendidikan dan lainnya.

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyatakan pihaknya siap mendorong segmen kecil dan menengah, sejalan dengan komitmen perseroan untuk berkontribusi terhadap perekonomian nasional, terutama sektor-sektor pro-kerakyatan yang memperluas lapangan kerja.

“Kelas usaha kecil dan menengah ini menjadi salah satu yang dibidik karena potensi mereka sangat besar jika dibina dan diberikan akses pembiayaan yang tepat,” kata Erwan.

Di tengah kondisi yang dinamis, perseroan menyatakan tetap optimistis pada segmen UMKM yang masih mampu tumbuh solid.

Ekspansi pembiayaan yang masif dan solid juga diiringi dengan langkah menjaga prinsip kehati-hatian sehingga penyaluran pembiayaan tepat sasaran, berkelanjutan (sustain), dan mampu bertahan dengan usaha yang sudah mapan.

Menurut catatan perseroan, kualitas pembiayaan (non-performing financing) BSI terjaga pada posisi 1,80 persen atau membaik dari posisi sebelumnya sebesar 1,88 persen.

Erwan menambahkan, perseroan juga terus mengakselerasi transformasi digital untuk segmen UKM atau SME guna meningkatkan kapasitas usaha dan transparansi akuntabilitas pencatatan keuangan usaha.

“Salah satunya kami menyiapkan cash management system teintegrasi BEWIZE by BSI yang memudahkan mobilitas pengelolaan usaha mereka,” kata dia.

Selain itu, perseroan memperkuat UMKM agar naik kelas melalui berbagai langkah strategis mulai dari pendampingan usaha, pelatihan, business matching, hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center, serta juga pendampingan sertifikasi halal bagi UMKM binaan.

Menurut perseroan, upaya ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong UMKM naik kelas melainkan juga meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun global.

Baca juga: BSI catat cicil emas tumbuh signifikan capai 97,90 persen hingga April

Baca juga: BSI cairkan dividen Rp1,51 triliun ke pemegang saham pada hari ini

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya