BSI dukung program "PINTAR Reksa Dana" untuk perluas akses investasi

2 jam yang lalu 1

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mendukung program PINTAR Reksa Dana - SiMuda Investasiku guna memperluas akses investasi melalui edukasi, pemasaran, serta penyediaan layanan transaksi reksa dana yang mudah dijangkau masyarakat.

Program yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu dirancang untuk membangun budaya investasi yang disiplin, bertahap, dan berorientasi jangka panjang di kalangan masyarakat, khususnya usia 18-30 tahun.

“Kami siap mendukung program pemerintah dalam memperkenalkan investasi yang terjangkau kepada generasi muda. Dengan nominal yang ringan, masyarakat dapat mulai berinvestasi lebih dini dan membangun kebiasaan finansial yang sehat,” kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Anggoro menambahkan, kehadiran Program Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) - SiMuda Investasiku diharapkan mampu memperluas basis investor muda sekaligus menghadirkan alternatif investasi syariah yang inklusif.

Menurut dia, inisiatif ini juga menjadi bagian dari kontribusi BSI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah nasional.

Sebagai agen penjual efek reksa dana (APERD) dalam program itu, BSI menawarkan produk reksa dana pasar uang syariah yang relatif rendah risiko, likuid, dan sesuai bagi investor pemula.

Dengan minimum investasi mulai dari Rp10.000 serta tanpa biaya pembelian dan pencairan, masyarakat terutama generasi muda didorong untuk mulai berinvestasi secara konsisten dan terencana.

Perseroan menyampaikan, kemudahan akses juga menjadi fokus utama. Proses pendaftaran dapat dilakukan secara sederhana melalui booth yang tersedia maupun kanal digital, didukung oleh tenaga pemasaran berizin atau wakil agen penjual reksa dana (WAPERD).

Skema tersebut memungkinkan masyarakat, baik yang telah maupun belum memiliki rekening investasi, untuk berpartisipasi dengan lebih praktis.

BSI menyediakan beragam pilihan produk reksa dana syariah dari sejumlah manajer investasi terkemuka, antara lain Mandiri Manajemen Investasi, Bahana TCW Investment Management, Manulife Aset Manajemen Indonesia, Sucorinvest Asset Management, Trimegah Asset Management, serta Batavia Prosperindo Aset Manajemen.

Untuk meningkatkan partisipasi, BSI juga menghadirkan program bundling pada peluncuran PINTAR Reksa Dana SiMuda, yang dikombinasikan dengan produk Tabungan E-Mas.

Adapun program PINTAR Reksa Dana diluncurkan OJK pada Senin (27/4). Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mencatat pelaku industri yang telah berkomitmen untuk bergabung dalam program meliputi 30 manajer investasi dan 26 APERD.

PINTAR Reksa Dana diharapkan dapat terus berkembang menjadi program dan kampanye nasional yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Di masa depan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas dalam membangun kebiasaaan berinvestasi yang sehat sejak dini.

“Pendalaman pasar harus dilakukan secara terintegrasi melalui upaya sinergi dari seluruh stakeholders. Program PINTAR Reksa Dana yang dikolaborasikan dengan Program SiMuda merupakan langkah konkret untuk memperluas akses dan juga mendorong partisipasi masyarakat lebih luas termasuk investor pemula,” kata Hasan.

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya