BNC pastikan operasional tetap berjalan, tak terdampak keputusan OJK

4 minggu yang lalu 17
Seluruh layanan perbankan digital BNC tetap beroperasi secara normal, termasuk layanan produk Wealth Management, di antaranya reksa dana, bancassurance, layanan emas

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Neo Commerce Tbk atau BNC (BBYB) memastikan kegiatan operasional bank hingga layanan nasabah tetap berjalan dan tak terdampak keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Seluruh layanan perbankan digital BNC tetap beroperasi secara normal, termasuk layanan produk Wealth Management, di antaranya reksa dana, bancassurance, layanan emas, serta produk dan layanan perbankan digital lainnya,” kata Direktur Utama PT Bank Neo Commerce Tbk Eri Budiono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Putusan yang dimaksud tertuang dalam Keputusan Dewan Komisioner OJK No. KEP-3/PM.13/2026 tentang Pembatalan Surat Tanda Terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek Kelembagaan Level I PT Bank Neo Commerce Tbk.

Keputusan itu berkaitan dengan pembatalan izin bagi bank untuk memberikan referal kepada perusahaan sekuritas kepada nasabah yang memiliki minat dalam melakukan perdagangan saham.

BNC menjelaskan program referal tersebut direncanakan sebagai produk baru untuk mengembangkan layanan Wealth Management. Namun, program tersebut belum diluncurkan lantaran bank masih mematangkan kesiapan operasional, sistem, serta pengalaman nasabah sebelum mengimplementasikan program.

“Dalam setiap aktivitas operasional dan pengambilan keputusan bisnis, BNC memastikan penerapan manajemen risiko yang terukur serta kepatuhan terhadap seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku dari otoritas terkait,” ujar Eri.

Untuk itu, BNC menghormati keputusan OJK dan akan berkoordinasi secara aktif dengan pihak terkait.

“Bank Neo Commerce menghormati sepenuhnya setiap kebijakan dan arah pengaturan yang diterapkan oleh regulator terkait dan akan terus menjalin koordinasi secara aktif guna memastikan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan yang berlaku,” jelas Eri.

Bank menyatakan akan terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan keuangan digital yang aman, lengkap, dan berdaya saing bagi masyarakat Indonesia.

Seluruh layanan saat ini juga dapat diakses secara penuh tanpa gangguan.

“Kami menegaskan bahwa keamanan transaksi nasabah pada seluruh produk dan layanan di aplikasi neobank milik Bank Neo Commerce yang saat ini dapat diakses oleh masyarakat telah memiliki perizinan yang sah, serta diawasi oleh regulator, baik oleh OJK maupun Bank Indonesia,” tutur Eri.

Baca juga: Bank Neo Commerce bukukan laba Rp464 miliar per kuartal III-2025

Baca juga: OJK yakin “outlook” negatif bank-bank besar bersifat sementara

Baca juga: Sambut 2026, Bank Neo Commerce bersiap dongkrak dana murah

Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya