BEI siap berlakukan suspensi ke rekening terindikasi manipulasi harga

2 jam yang lalu 5
Banyak masukan kepada kami bahwa tindakan suspensi atas perdagangan saham itu mengganggu likuiditas di pasar. Mengganggu kepada investor ritel kita yang jumlahnya begitu banyak yang membutuhkan likuiditas

Jakarta (ANTARA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengurangi penetapan Unusual Market Activity (UMA) dan melakukan suspensi (penghentian perdagangan) saham, di sisi lain akan mengedepankan tindakan terhadap rekening efek yang terindikasi melakukan manipulasi harga saham

Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik mengatakan, perubahan mekanisme tersebut dilakukan untuk menjaga likuiditas perdagangan saham sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan pasar modal yang implementasinya ditargetkan awal November 2026.

“Banyak masukan kepada kami bahwa tindakan suspensi atas perdagangan saham itu mengganggu likuiditas di pasar. Mengganggu kepada investor ritel kita yang jumlahnya begitu banyak yang membutuhkan likuiditas,” kata Jeffrey dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta, Senin.

Melalui mekanisme baru tersebut, Jeffrey mengatakan, BEI akan mengarahkan tindakan pengawasan kepada rekening efek yang terindikasi melakukan pelanggaran, alih-alih menghentikan perdagangan saham secara keseluruhan.

Kebijakan tersebut merupakan hasil koordinasi BEI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam merespons dinamika pasar yang terus berkembang.

“Oleh karena itu, dalam tindakan pengawasan kami nanti kami memilih tidak melakukan suspensi atas perdagangan sahamnya tetapi kami akan melakukan suspensi atas rekening tertentu yang terindikasi melakukan tindakan pelanggaran. Kapan akan diberlakukan kami akan segera mensosialisasikan ini kepada anggota bursa dan kami harapkan di awal November ini sudah bisa diterapkan,” ujar Jeffrey.

Dalam mekanisme baru tersebut, BEI juga akan mengumumkan kepada publik indikasi awal dimulainya investigasi terhadap transaksi saham yang dinilai mencurigakan.

Selama proses investigasi, BEI dapat mengambil tindakan pengawasan terhadap rekening efek tertentu serta memeriksa anggota bursa yang terlibat.

Jeffrey mengatakan, BEI akan mengumumkan kepada publik indikasi awal dimulainya investigasi dan di dalam proses investigasi tersebut, dengan dapat mengambil tindakan tertentu berkoordinasi dengan OJK termasuk melakukan pembatasan (UMA) dan (suspensi) penghentian sementara kegiatan dari rekening efek tertentu ya kami juga punya kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap Anggota Bursa (AB).

“Termasuk transaksi yang dilakukan melalui anggota bursa kapan akan dilakukan tadi sudah kami sampaikan segera kami harapkan di awal November ini sudah bisa kami lakukan,” ujar Jeffrey.

Baca juga: BEI segera investigasi saat terdeteksi dugaan manipulasi harga saham

Baca juga: BEI perluas Komite HSC libatkan investor asing dan akademisi

Baca juga: BEI ungkap FTSE pertahankan bursa RI di "Secondary Emerging Market"

Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya