Jakarta (ANTARA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mencatat aset kelolaan (asset under management/AUM) BNI Private tumbuh 21 persen secara tahunan (yoy) hingga kuartal II-2026.
Sementara, dana pihak ketiga (DPK) mengalami peningkatan 24 persen (yoy).
SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana di Jakarta, Selasa, mengatakan pertumbuhan AUM dan DPK mencerminkan kepercayaan nasabah terhadap kapabilitas BNI dalam mengelola kekayaan secara optimal.
"Pertumbuhan tersebut mencerminkan peningkatan kepercayaan nasabah terhadap layanan pengelolaan kekayaan yang dikembangkan perseroan, sekaligus memperkuat posisi BNI di segmen 'wealth management'," kata Steven.
Kinerja BNI Private juga memperoleh pengakuan internasional dari The Asset yang memberikan penghargaan The Best Private Bank in Indonesia.
Pengakuan tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi nasabah high net worth individual atau HNWI.
"Pengakuan sebagai The Best Private Bank in Indonesia semakin memotivasi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih dari sekadar pengelolaan kekayaan, tetapi juga inovatif, komprehensif, dan berstandar global," ujar Steven.
Melalui BNI Private, perseroan menyediakan solusi wealth management yang mencakup produk simpanan seperti tabungan, giro, dan deposito, serta berbagai instrumen investasi.
Pilihan investasi tersebut meliputi obligasi pemerintah dan korporasi, reksa dana, referral saham, hingga produk treasury dan derivatif yang disesuaikan dengan profil risiko dan tujuan investasi nasabah.
Selain pengelolaan aset, BNI juga memperkuat proposisi layanan melalui pengembangan wealth management lintas negara, perluasan layanan pada ekosistem korporasi, serta penyelenggaraan berbagai exclusive client experience.
Perseroan turut mengembangkan program Next-Gen Community untuk membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan generasi penerusnya.
Pendekatan tersebut diarahkan agar layanan BNI Private tidak hanya berfokus pada pengembangan nilai kekayaan, tetapi juga membantu nasabah dalam menjaga kesinambungan aset dan perencanaan lintas generasi.
"Ke depan, BNI terus memperkuat kapabilitas wealth management melalui inovasi produk dan layanan, pengembangan advisory yang semakin komprehensif, serta pemanfaatan jaringan internasional BNI untuk menghadirkan solusi pengelolaan kekayaan yang menyeluruh," kata Steven.
Melalui penguatan produk, layanan advisory, dan jaringan internasional, BNI berupaya memperkokoh posisi BNI Private sebagai mitra pengelolaan kekayaan bagi nasabah sekaligus memperluas kontribusi bisnis wealth management terhadap pertumbuhan perseroan.
Baca juga: BNI-Presetiya Mulya bekerja sama perkuat ekosistem keuangan kampus
Baca juga: BNI catat kredit tumbuh 24,4 persen, laba capai Rp10,8 triliun
Baca juga: BNI perkuat fundamental bisnis guna dukung transformasi BUMN
Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·