Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berdiskusi dengan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai masalah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) RI di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang digelar di India, Sabtu (12/9).
Dalam unggahan di media sosial, Anwar menyebut pembicaraannya dengan Prabowo dilakukan di tengah santap malam para pemimpin negara BRICS, yang meliputi isu karhutla hingga perkembangan konflik di Timur Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersama Presiden Prabowo, kami juga berkesempatan untuk membahas isu kebakaran hutan, serta perkembangan konflik di Asia Barat (Timur Tengah) yang membutuhkan kesepakatan dan tindakan bersama," kata Anwar.
Anwar menambahkan ia pada kesempatan itu kembali mengundang Prabowo ke Negeri Jiran untuk membahas sejumlah hal yang masih tertunda diselesaikan.
"Saya juga memperbarui undangan saya kepadanya untuk mengunjungi Malaysia sesegera mungkin agar beberapa masalah bilateral yang tertunda dapat dibahas dan diselesaikan," ucap Anwar.
Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia hingga kini belum teratasi. Berdasarkan pengamatan badan meteorologi ASEAN, kabut asap dari peristiwa ini sudah mencapai wilayah selatan Vietnam pada Senin (14/9) pagi.
Malaysia dan Singapura sementara itu berulang kali mencatat polusi tebal imbas karhutla. Malaysia bahkan sempat mendeklarasikan keadaan darurat usai kualitas udara mencapai level bahaya.
(blq/dna)

56 menit yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·