Analis: Pencatatan saham EMAS di HKEX perkuat akses investasi ke RI

3 bulan yang lalu 56
Melantai di bursa internasional saat harga komoditas utama sedang kuat memberikan daya tarik lebih besar bagi investor asing

Jakarta (ANTARA) - Senior Analis Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai langkah PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) mencatatkan sahamnya di The Stock Exchange of Hong Kong (HKEX) memperkuat akses investasi global ke Indonesia.

"Dari sisi makro, komoditas emas sedang berada pada tren positif sebagai aset 'safe haven' di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi ekonomi global. Melantai di bursa internasional saat harga komoditas utama sedang kuat memberikan daya tarik lebih besar bagi investor asing," ujar Nafan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, akses ke salah satu pusat keuangan terbesar di Asia akan memperkuat struktur permodalan perusahaan karena tidak hanya bergantung pada pasar modal domestik, tetapi juga memperoleh alternatif pendanaan dari investor global untuk mendukung pengembangan proyek-proyek strategis.

Nafan menilai keberhasilan EMAS tercatat di Main Board HKEX juga menunjukkan perusahaan Indonesia mampu memenuhi standar internasional dalam aspek tata kelola, transparansi, serta kualitas aset yang menjadi perhatian investor institusi global.

"Keberhasilan EMAS menembus Main Board HKEX dengan kode saham 6228 menunjukkan kualitas aset, khususnya Proyek Tambang Emas Pani, manajemen dan prospek bisnis perseroan telah memenuhi standar investor institusional global," katanya.

Ia menambahkan pencapaian tersebut berpotensi memperkuat citra investasi Indonesia di mata dunia karena menunjukkan perusahaan nasional mampu mengembangkan proyek pertambangan berkelas internasional dengan standar tata kelola yang baik.

Baca juga: Merdeka Gold temukan cadangan emas hasil eksplorasi di Kolokoa

Baca juga: Merdeka Gold Resources tunjuk tiga calon direksi baru

Selain memperluas basis investor asing, lanjut dia, kehadiran HDR (Hong Kong Depositary Receipts) EMAS di Hong Kong dinilai dapat meningkatkan eksposur pasar modal Indonesia kepada investor global, sekaligus mencerminkan semakin terbukanya integrasi pasar keuangan nasional dengan pasar modal internasional.

Ia memaparkan Hong Kong yang memiliki likuiditas tinggi dinilai memberikan peluang bagi EMAS untuk menarik berbagai investor institusi, termasuk sovereign wealth fund, hedge fund, maupun manajer investasi global yang memiliki fokus pada sektor komoditas dan pertambangan.

Likuiditas yang lebih besar juga diperkirakan mendukung proses pembentukan harga saham yang lebih efisien sehingga berpotensi meningkatkan valuasi perusahaan baik di HKEX maupun di Bursa Efek Indonesia.

Dari sisi operasional, kepastian pendanaan dinilai akan mempercepat pengembangan Proyek Tambang Emas Pani sesuai target.

"Dengan pendanaan lebih terjamin dari pasar global, risiko keterlambatan komersialisasi Tambang Emas Pani dapat diminimalkan," ujar Nafan.

EMAS resmi memulai perdagangan di Main Board HKEX dengan kode saham 6228. Dalam aksi korporasi tersebut, HDR ditawarkan pada harga 26,60 dolar Hong Kong per HDR dengan satuan perdagangan 100 HDR per lot.

Langkah ini diharapkan memperluas akses investor global terhadap Proyek Tambang Emas Pani sekaligus memperkuat struktur pendanaan perusahaan untuk mendukung ekspansi jangka panjang.

Baca juga: Bersiap "dual listing", Merdeka Gold (EMAS) ajukan IPO di Hong Kong

Baca juga: MDKA ungkap capaian produksi emas, tembaga dan nikel per kuartal III

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya