Airlangga ungkap asosiasi respons positif pembentukan DSI

2 minggu yang lalu 26

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan asosiasi industri memberikan respons positif terhadap pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) setelah pemerintah menyosialisasikan terkait pembentukan badan tersebut.

Airlangga, saat menjawab pertanyaan wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat mengatakan asosiasi memahami pembentukan DSI dan tengah mempersiapkan implementasinya.

"Responsnya positif. Jadi para asosiasi memahami dan mempersiapkan untuk implementasi," kata dia.

Airlangga menyampaikan asosiasi juga memberikan masukan terkait pentingnya transparansi serta kejelasan dari pembentukan maupun struktur dari badan baru tersebut.

"Yang mereka minta tentu transparansinya dan kejelasan dari badan pengatur BUMN yang baru," katanya.

Saat ditanya tentang kesiapan PT DSI termasuk lokasi kantornya, Airlangga tidak memberi jawaban lugas. "Nah itu kan Danantara kan kantornya besar," ujarnya singkat.

Mengenai penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai pimpinan DSI, Airlangga menyatakan hal tersebut merupakan urusan internal Danantara.

Namun, dia mengharapkan Luke bisa membentuk manajemen DSI yang solid. Airlangga juga mengharapkan Luke adalah sosok yang pas untuk memimpin perusahaan tersebut.

"Kita tidak berkomentar, tetapi kita berharap bahwa segera bisa dibentuk manajemen yang solid. Mudah-mudahan pas," ucap Airlangga.

Sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan pihaknya mendengarkan masukan dan melakukan sosialisasi dengan asosiasi pengusaha komoditas kelapa sawit dan paduan besi terkait pembentukan PT DSI.

"Tadi meeting, nanti kita mau ini dulu, mendengarkan masukan. Nanti sore juga dari semua asosiasi, Kadin, Apindo, asosiasi sawit, APBI, batu bara semua. Kita juga sekaligus sosialisasi, jadi kita mulai jam 4 sore," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (21/5).

Luke merupakan warga negara Australia yang pernah menjabat sebagai Direktur PT Vale Indonesia.

Selain itu, Luke diketahui juga menjabat sebagai SEVP Business Performance & Optimization Danantara Indonesia sejak September 2025.

Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5) telah mengumumkan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA).

Dalam PP terbaru itu, Prabowo menyebut dengan terbitnya aturan itu menjadikan BUMN menjadi eksportir tunggal untuk komoditas minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy).

“Penjualan semua hasil sumber daya alam kita, kita mulai dengan minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloy), kita wajibkan harus dilakukan penjualannya melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai pengekspor tunggal," ujar Presiden Prabowo.

Baca juga: Rosan sebut Luke Thomas punya rekam jejak baik sehingga jadi Dirut DSI

Baca juga: Rosan konfirmasi Luke Thomas jadi Dirut PT DSI

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya