Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menekankan peran strategis Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendorong perekonomian nasional melalui berbagai kebijakan pemerintah, termasuk ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dan pengelolaan devisa hasil ekspor.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai mengikuti pertemuan Presiden Prabowo dengan direksi dan komisaris Himbara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, mengatakan kepala negara memberikan arahan terkait berbagai kebijakan yang telah dan akan dijalankan pemerintah.
Menurut Airlangga, Presiden menaruh harapan besar kepada Himbara karena kebijakan ekspor satu pintu dan penyaluran devisa hasil ekspor melalui bank-bank pelat merah tersebut membuat Himbara memiliki peran besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
"Tadi bapak Presiden memberikan arahan terkait dengan kebijakan-kebijakan yang diambil pemerintah, terutama tentunya harapan beliau dengan adanya kebijakan misalnya ekspor satu pintu, kemudian devisa hasil ekspor yang seluruhnya melalui Himbara, maka Himbara mempunyai peran yang besar untuk mendorong perekonomian nasional," kata Airlangga.
Dia menjelaskan Presiden Prabowo juga menekankan berbagai prioritas pemerintah ke depan kepada seluruh jajaran direksi dan komisaris Himbara.
Pemerintah, kata Airlangga, berharap Himbara dapat menjalankan perannya secara optimal sebagai agen pembangunan dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintah.
"Jadi prioritas-prioritas inilah yang ditekankan oleh Bapak Presiden termasuk kerja-kerja pemerintah ke depan. Tentu hal ini disampaikan kepada seluruh jajaran direksi dan komisaris daripada Himbara karena pemerintah berharap Himbara betul-betul bisa menjalankan perannya sebagai agen pembangunan," kata Airlangga.
Sebelumnya, Presiden Prabowo memanggil jajaran direksi dan komisaris Bank Himbara hingga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis siang.
Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan pertemuan tersebut akan membahas topik seputar perbankan.
"Tentang perbankan," ucapnya singkat.
Selain Riduan, pimpinan Bank Himbara lain yang tampak hadir antara lain Direktur Mikro Bank Rakyat Indonesia (BRI) Akhmad Purwakajaya, Direktur Risk Management Bank Negara Indonesia (BNI) David Pirzada, Wakil Direktur Utama BNI Alexandra Askandar.
Ada pula Dirut BNI Putrama Wahju Setyawan, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P. Napitupulu, Komisaris Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Muhadjir Effendy.
Lalu Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO Danantara Rosan Roeslani.
Rosan mengatakan Presiden mengumpulkan direksi dan komisaris bank-bank Himbara untuk membahas pandangan dan arahan terkait arah perekonomian Indonesia ke depan.
"Hari ini bersama-sama dengan manajemen, ada juga komisaris dari Himbara, bertemu dengan Bapak Presiden untuk mendapatkan pandangan, arahan dan juga sharing mengenai arah perekonomian Indonesia ke depannya," kata Rosan.
Menurut Rosan, pertemuan itu diharapkan menjadi sesi yang produktif dalam memperkuat peran Himbara sebagai salah satu penggerak perekonomian nasional.
Baca juga: Prabowo panggil pimpinan Bank Himbara hingga Airlangga ke Istana
Baca juga: BP BUMN: Hilirisasi SDA hingga UMKM jadi sektor prioritas Himbara
Baca juga: Soal "buyback" saham Himbara, Danantara tekankan fundamental kuat
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·