Airlangga pastikan kebijakan WFH diumumkan sebelum akhir Maret

4 minggu yang lalu 14

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah akan segera mengumumkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebelum akhir Maret.

“Akan diumumkan (kebijakan WFH) sebelum akhir bulan (Maret),” kata Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat.

Kebijakan tersebut diinisiasi sebagai langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), di tengah tekanan harga energi global.

Sebelumnya, Airlangga menjelaskan skema WFH direncanakan berlaku satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sementara itu, untuk sektor swasta, kebijakan tersebut bakal bersifat imbauan.

Baca juga: Kebijakan WFH pasca-Lebaran dorong efisiensi dan budaya kerja baru

Meski demikian, pemerintah belum menetapkan tanggal pasti pengumuman kebijakan tersebut.

“Kira-kira minggu ini,” ujarnya.

Adapun pemerintah telah memutuskan untuk menerapkan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan, yakni setiap Jumat. Langkah ini disiapkan sebagai respons terhadap kenaikan harga minyak dunia yang dipicu oleh ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keputusan terkait kebijakan WFH telah final dan akan segera diumumkan oleh pemerintah.

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya