900 Ribu Warga China Mengungsi Jelang Topan Bavi Mendarat

4 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 900 ribu warga di China terpaksa mengungsi menjelang kedatangan Topan Bavi yang diperkirakan menghantam daratan negara itu pada Minggu (12/7) waktu setempat.

Pemerintah China menyatakan evakuasi dilakukan sebagai langkah antisipasi setelah badai tersebut memicu hujan deras dan angin kencang di Taiwan bagian utara serta pulau-pulau terpencil di barat daya Jepang pada Sabtu (11/7).

Menurut otoritas setempat, total lebih dari 900 ribu orang telah dievakuasi dari rumah mereka di Beijing dan kota Wenzhou di China timur. Mengutip AFP, langkah itu diambil untuk mengurangi risiko korban jiwa dan kerusakan akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan semakin memburuk saat topan mencapai daratan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum bergerak menuju China, Topan Bavi telah menerjang wilayah Taiwan utara dan gugusan pulau barat daya Jepang. Angin kencang dilaporkan menumbangkan pepohonan di sejumlah lokasi, sementara puluhan ribu rumah dan bangunan mengalami pemadaman listrik.

Pihak berwenang di kawasan terdampak juga terus memantau perkembangan badai dan mengimbau masyarakat untuk tetap berada di tempat yang aman serta mengikuti arahan evakuasi jika diperlukan.

Topan Bavi diperkirakan mendarat di pesisir timur China pada Minggu dini hari. Otoritas setempat telah menyiagakan berbagai langkah mitigasi bencana, termasuk pembukaan tempat penampungan sementara dan pengerahan tim tanggap darurat untuk menghadapi potensi banjir, tanah longsor, serta kerusakan akibat angin kencang.

Musim topan di Asia Timur kerap membawa hujan lebat, banjir, dan gelombang tinggi yang mengganggu aktivitas masyarakat serta transportasi di wilayah terdampak.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya