Jenazah Sam Fahd Abu Heikal, bayi berusia tujuh bulan yang dibunuh pasukan Israel di Hebron, Tepi Barat, SAbtu (6/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, TEPI BARAT – Seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan dibunuh militer Israel pada Sabtu. Ini setelah pasukan pendudukan Israel menembaki kendaraan yang membawa keluarganya di daerah Tel Rumeida di Hebron di Tepi Barat yang diduduki.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, anak tersebut, yang diidentifikasi sebagai Sam Fahd Abu Heikal, terluka parah bersama ibu dan ayahnya setelah tentara Israel menembaki kendaraan mereka. Bayi itu kemudian dinyatakan meninggal di rumah sakit. Orang tuanya juga terluka dalam penembakan itu.
Radio Tentara Israel melaporkan bahwa seorang tentara menembakkan dua peluru ke arah kendaraan tersebut, mengklaim bahwa dia merasa hidupnya dalam bahaya. Tidak ada bukti yang mendukung klaim tersebut.
Pembunuhan tersebut menambah jumlah anak-anak Palestina yang dibunuh oleh pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat yang diduduki sejak awal genosida Israel di Gaza.
Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza, serangan yang dilakukan oleh tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat tajam.
Setidaknya 1.173 warga Palestina di Tepi Barat telah terbunuh di wilayah tersebut sejak 7 Oktober 2023, termasuk 244 anak-anak. Lebih dari 12.200 orang terluka. Pada 2026 saja, 68 orang telah terbunuh, 17 di antaranya dibunuh oleh pemukim Israel.
Lebih dari 23.000 warga Palestina juga telah ditangkap sejak perang dimulai. Pada tanggal 1 Juni, total 9.361 warga Palestina masih berada di penjara-penjara Israel, dengan 3.386 di antaranya ditahan tanpa tuduhan. Israel telah mengkonfirmasi kematian 89 tahanan Palestina di tahanannya.
Pembunuhan bayi Sam Abu Heikal terjadi di tengah berlanjutnya serangan militer Israel di seluruh Tepi Barat yang diduduki. Pasukan pendudukan Israel menyerbu kota Beit Fajjar di selatan Betlehem, menyebar ke beberapa lingkungan dan menembakkan gas air mata dan granat setrum.
Di desa Deir Dibwan di timur laut Ramallah, seorang pemuda Palestina terluka oleh pecahan peluru tajam setelah tentara Israel melepaskan tembakan saat serangan militer.
Sumber lokal mengatakan tentara memasuki desa dan melepaskan tembakan ke arah warga di dekat daerah Ain. Pria yang terluka itu terkena pecahan peluru di bagian kepala dan dilaporkan dalam kondisi stabil.

3 minggu yang lalu
16







English (US) ·
Indonesian (ID) ·