Suhu Membara di Prancis, Warga Panic Buying Serbu Toko AC

1 jam yang lalu 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah warga di Prancis tampak berebut pendingin udara (air conditioner/AC) saat gelombang panas yang melanda negara tersebut dengan suhu ekstrem mencapai 40 derajat Celsius.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak orang berbondong-bondong berebut AC di sebuah toko. Banyak di antara mereka yang terlihat berlari untuk mengambi satu set boks pendingin udara itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Panas membuat orang-orang jadi gila. Di Chamberry, puluhan pembeli menyerbu AC begitu toko dibuka," tulis salah satu netizen di X.

"Orang-orang dengan cepat berlari, melintasi lorong, situasi jadi tak terkendali," imbuh dia.

Situasi tersebut muncul saat gelombang panas menghantam Prancis dalam beberapa waktu terakhir.

[Gambas:Twitter]

Lembaga pemantau cuaca Prancis, Meteo-France, bahkan mencatat 24 Juni jadi hari terpanas sejak pengukuran dimulai pada suhu 1947. Kala itu, suhu rata-rata mencapai 30 derajat Celsius, melampaui rekor sebelumnya 29,9 derajat Celsius.

Beberapa lokasi di seluruh negeri, termasuk Paris, mencatat suhu melebihi 40 derajat. Météo-France bahkan melaporkan suhu di Palluau mencapai 43,8 derajat Celsius.

Menanggapi suhu ekstrem itu, Presiden Prancis Emmauel Macron mengimbau seluruh warga negara dan turis untuk meningkatkan kewaspadaan tinggi.

Dia juga meminta warga mematuhi panduan keselamatan karena cuaca ekstrem tersebut berpotensi mengancam jiwa.

Perdana Menteri Prancis Sebastien Lecornu mengabarkan 40 orang meninggal dunia akibat gelombang panas sejak 18 Juni.

(isa/asr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Baca Artikel Selengkapnya