REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Pasukan Israel menewaskan sedikitnya tiga warga Palestina, termasuk seorang anak berusia empat tahun, dan melukai beberapa orang lainnya di Jalur Gaza bagian tengah. Serangan udara Israel terhadap kota az-Zawayda di Gaza tengah menewaskan dua warga Palestina, demikian disampaikan oleh layanan penyelamatan Pertahanan Sipil Gaza pada Ahad
Salah satu korban telah diidentifikasi sebagai Muhammad Abdel Salam Taha yang berusia empat tahun.
"Dua orang syuhada serta beberapa korban luka dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir el-Balah," yang juga terletak di wilayah tengah Gaza, demikian disampaikan pihak Pertahanan Sipil.
"Tidak ada gencatan senjata, tidak ada apa-apa," ujar Abu Ahmed, seorang warga Palestina pengungsi yang berlindung di dekat bangunan tersebut—bangunan yang hancur lebur akibat serangan udara hingga menyisakan tumpukan baja dan beton yang rusak parah. "Kami menginginkan solusi; kami ingin hidup damai," katanya.
Serangan Israel lainnya dilaporkan menewaskan satu orang di kamp pengungsi Nuseirat, yang juga terletak di wilayah tengah Gaza, tepat di sebelah timur laut Deir el-Balah. Kantor berita resmi Palestina, Wafa, juga melaporkan serangan terpisah oleh Israel di dekat kamp pengungsi Maghazi di Jalan Salah al-Din, wilayah tengah Gaza.
Israel juga melancarkan serangan pesawat nirawak (drone) baru di kota Khan Younis, wilayah selatan Gaza; demikian dilaporkan koresponden Aljazorah yang berada di Kota Gaza. Menurut pejabat kesehatan, tujuh orang yang terluka akibat serangan tersebut telah dilarikan ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis untuk mendapatkan perawatan.
Beberapa orang lainnya terluka akibat serangan quadcopter Israel di al-Shujaiyya, sebelah timur Kota Gaza; di antara mereka terdapat seorang jurnalis berusia 33 tahun, Ezz el-Din al-Batsh.
Para korban luka tersebut dibawa ke Rumah Sakit al-Ahli, ujar Humaid. Serangan-serangan ini terjadi sehari setelah serangan drone Israel menyasar keluarga al-Hasanat di kota Deir el-Balah (wilayah tengah Gaza), yang menewaskan satu orang dan melukai beberapa lainnya.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, setidaknya 1.286 warga Palestina telah tewas akibat serangan Israel di seluruh Jalur Gaza sejak kesepakatan yang disebut sebagai "gencatan senjata" mulai berlaku pada bulan Oktober. Sejak perang genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza dimulai pada Oktober 2023, pasukan Israel telah menewaskan lebih dari 73.400 warga Palestina di wilayah tersebut.

31 menit yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·