Viral Suami Lempar Barang Jarahan Istrinya saat Demo Prancis

59 menit yang lalu 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah video memperlihatkan seorang pria mengambil pakaian dari tangan seorang perempuan dan mengembalikannya ke toko pakaian di tengah kerusuhan Prancis menjadi viral di media sosial.

Pria yang dilaporkan merupakan suami perempuan tersebut menjadi sorotan karena menolak membiarkan istrinya membawa barang yang diduga dijarah dari toko.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rekaman yang beredar, perempuan itu terlihat membawa sejumlah pakaian dari gerai Pimkie. Pria tersebut kemudian menghampirinya, mengambil pakaian yang dibawanya, lalu berjalan kembali ke toko untuk mengembalikan barang-barang tersebut.

Sejumlah anak dan sebuah kereta bayi juga terlihat berada di dekat perempuan itu saat kejadian berlangsung.

Video tersebut menarik perhatian warganet karena memperlihatkan perbedaan sikap kedua orang tersebut di tengah situasi kerusuhan. Ketika perempuan itu terlihat membawa pakaian keluar dari toko, pria tersebut justru berusaha mengembalikannya.

Meski rekaman itu berlangsung singkat, tindakan pria tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet memuji keputusannya untuk tidak membiarkan barang yang diduga dijarah dibawa pulang.

Video tersebut beredar di tengah demonstrasi yang disertai kerusuhan dan penjarahan di sejumlah kota Prancis pada 17 Oktober.

Menurut laporan yang dikutip dari Financial Times, kerusuhan terjadi di beberapa kota, termasuk Paris, Marseille, Lyon, dan Bordeaux.

Situasi tersebut turut berdampak pada sejumlah toko. Laporan media lokal Le Monde menggambarkan kerusakan pada gerai-gerai di sekitar Place de la République dan Boulevard Magenta di Paris, termasuk jendela toko yang pecah dan barang dagangan yang hilang.

Di tengah situasi tersebut, video pria yang mengembalikan pakaian ke toko menjadi perhatian karena memperlihatkan tindakan yang berbeda dari aksi penjarahan yang dilaporkan terjadi selama kerusuhan.

Peredaran video tersebut juga memicu perdebatan mengenai kejujuran dan tanggung jawab pribadi di tengah situasi darurat.

Sebagian warganet menilai tindakan pria itu menunjukkan bahwa situasi kerusuhan tidak membenarkan pengambilan barang milik orang lain.

(mge/rds)

Baca Artikel Selengkapnya