Blitar, NU Online
Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar berhasil memperoleh Hibah Penguatan Ekosistem Talenta Riset di Perguruan Tinggi Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
UNU Blitar mendapatkan hibah sebesar Rp45 juta. Tahun ini, hanya 48 perguruan tinggi dari berbagai wilayah Indonesia yang ditetapkan sebagai penerima program tersebut. UNU Blitar tercantum sebagai penerima nomor 36 dalam daftar penerima hibah.
Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 950/DST/C2/DT.05.00/2026 tertanggal 7 Oktober 2026. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa penerima hibah ditetapkan berdasarkan hasil seleksi dan rapat pleno Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Bagi UNU Blitar, capaian ini menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem penelitian sekaligus meningkatkan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam menghasilkan riset yang berkualitas dan berdampak.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNU Blitar Ahmad Saifudin mengatakan hibah tersebut bukan sekadar dukungan pendanaan, tetapi menjadi kesempatan untuk memperkuat budaya riset di lingkungan kampus.
"Hibah ini menjadi momentum penting bagi UNU Blitar untuk memperkuat ekosistem riset secara lebih sistematis. Kami ingin kemampuan dosen dan mahasiswa dalam melakukan penelitian terus berkembang, sehingga riset tidak hanya menjadi aktivitas akademik, tetapi juga mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya kepada NU Online pada Kamis (8/10/2026).
Menurut Saifudin, capaian sebagai satu-satunya perguruan tinggi di bawah LPTNU yang memperoleh hibah tersebut juga menjadi tanggung jawab untuk memastikan program memberikan dampak berkelanjutan.
"Kami bersyukur atas capaian ini. Namun, mendapatkan hibah bukanlah tujuan akhir. Ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk membangun budaya penelitian yang lebih kuat, produktif, kolaboratif, dan berkelanjutan di UNU Blitar," katanya.
Program hibah tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas riset dan inovasi perguruan tinggi. Kegiatannya dapat mencakup pelatihan penulisan artikel ilmiah, artikel reviu, penyusunan road map penelitian, proposal penelitian, hingga metodologi penelitian. Buku Pedoman Hibah Talenta
Melalui program tersebut, UNU Blitar diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dosen menghasilkan publikasi dan proposal penelitian yang lebih kompetitif, sekaligus memperluas kolaborasi riset dengan perguruan tinggi, industri, dunia usaha, dan mitra lainnya.
Saifudin menegaskan, keberhasilan memperoleh hibah harus dilanjutkan dengan hasil yang terukur. "Kami ingin hibah ini menjadi pemantik. Setelah program selesai, harus ada tindak lanjut berupa proposal penelitian, publikasi, kolaborasi, dan lahirnya talenta-talenta riset baru dari UNU Blitar," ujarnya.
Bagi UNU Blitar, capaian tersebut tidak hanya menambah daftar prestasi institusi, tetapi juga membuka ruang lebih besar bagi perguruan tinggi berbasis NU untuk berkompetisi dalam pendanaan riset nasional. Dengan masuknya UNU Blitar dalam 48 penerima hibah, penguatan riset diharapkan menjadi bagian penting dari transformasi kampus menuju perguruan tinggi yang semakin produktif menghasilkan pengetahuan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

35 menit yang lalu
1



English (US) ·
Indonesian (ID) ·