Trump Sebut Hegseth dan Caine Ada di Arena, Fakta Berkata Lain

46 menit yang lalu 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengucapkan terima kasih kepada Pete Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine ketika berpidato di Konvensi Pemilihan Paruh Waktu Partai Republik di Dallas. Trump bahkan sempat mencari Caine di antara ribuan orang yang berada di American Airlines Center.

Masalahnya, kedua pejabat tersebut ternyata tidak berada di arena. Caine sedang menghadiri acara peringatan 25 tahun serangan 11 September di George W. Bush Presidential Center, sementara Hegseth berada di Washington untuk menghadiri pertemuan komisi presiden mengenai U.S. Space Academy di markas NASA.

“Ngomong-ngomong, saya ingin berterima kasih kepada Pete Hegseth, dan saya ingin berterima kasih kepada Jenderal Caine. Di mana Jenderal Caine? Saya ingin berterima kasih kepada mereka. Mereka ada di sini di suatu tempat. Ruangan ini besar. Tempat ini penuh,” kata Trump, sebagaimana dilaporkan The Daily Beast pada Jumat, 11 September 2026. Pernyataan tersebut menjadi sorotan setelah keberadaan kedua pejabat dapat diverifikasi melalui agenda resmi mereka.

Transkrip pidato konvensi juga mencatat Trump menyebut Hegseth dan Caine sebelum bertanya mengenai keberadaan Caine. Trump kemudian melanjutkan pidatonya dengan mengatakan keduanya berada “di sini di suatu tempat”.

Pernyataan itu menarik perhatian karena Caine merupakan perwira aktif tertinggi militer Amerika Serikat. Aturan Departemen Pertahanan AS selama ini membatasi keterlibatan personel aktif dalam kegiatan politik partisan dan mewajibkan militer menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kesan memberikan dukungan resmi kepada partai atau kandidat tertentu.

Caine Hadiri Acara Peringatan 9/11

Ketika Trump mencarinya dari panggung konvensi Republik, Caine sebenarnya sedang berada di George W. Bush Presidential Center. Ia menghadiri acara A Legacy of Service: America at the 25th Anniversary of 9/11 yang digelar di Dallas pada hari yang sama.

Agenda resmi Bush Center mencantumkan Caine sebagai pembicara bersama mantan Wakil Penasihat Keamanan Nasional J.D. Crouch. Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan seperempat abad serangan teroris 11 September 2001.

Caine memiliki hubungan pribadi dengan peristiwa 11 September. Ia merupakan pilot F-16 Garda Nasional Washington, D.C., ketika serangan teroris itu terjadi dan kemudian ikut terlibat dalam respons militer Amerika.

Dalam acara tersebut, Caine mengenang bahwa 11 September bukan hanya hari yang dipenuhi tragedi. Ia mengatakan hari tersebut juga memperlihatkan berbagai tindakan keberanian tanpa pamrih yang dilakukan warga Amerika.

“Hari itu juga dipenuhi dengan contoh-contoh indah tentang keberanian tanpa pamrih, berulang kali,” kata Caine, sebagaimana dilaporkan The Washington Post pada Kamis, 10 September 2026. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks refleksi Caine mengenai pengalamannya sebagai personel militer pada 11 September 2001.

Kantor Caine juga mengonfirmasi bahwa sang jenderal tidak menghadiri pidato politik Trump. Ketidakhadiran tersebut sejalan dengan tradisi militer Amerika yang menjaga jarak dari kegiatan politik partisan.

Aturan Departemen Pertahanan memang memperbolehkan anggota militer menghadiri sejumlah kegiatan politik sebagai warga pribadi dalam kondisi tertentu. Namun, mereka tidak diperbolehkan tampil seolah-olah mewakili Angkatan Bersenjata dalam acara partisan, kecuali dalam pengecualian yang sangat terbatas.

Baca Artikel Selengkapnya