Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Rusia dan Ukraina telah menyepakati gencatan senjata di sektor energi. Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku tidak mengetahui kesepakatan tersebut.
Trump mengumumkan apa yang disebutnya sebagai "gencatan energi" melalui unggahan di media sosial pada Minggu (11/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Reuters, Trump menyebut kesepakatan itu langsung berlaku. Namun, ia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai cakupan maupun mekanisme pelaksanaannya.
Sementara itu, Zelensky mengatakan kepada Axios bahwa pengumuman Trump merupakan informasi baru baginya.
Meski demikian, ia menegaskan Ukraina siap menerima gencatan tersebut apabila Rusia juga menyetujuinya.
"Pengumuman gencatan senjata itu merupakan kabar baru bagi saya. Namun, jika Rusia menyetujui gencatan energi, Ukraina akan setuju," kata Zelensky.
Zelensky juga meminta kejelasan mengenai waktu dimulainya gencatan tersebut apabila Trump memang telah merundingkannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Ia menegaskan Kyiv siap menerima dan menjalankan kesepakatan itu.
(lom)

2 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·