Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan mengaku tak tahu siapa yang memimpin Iran saat ini.
Dalam pernyataan pada Selasa (6/10), ia menyebut orang yang menjalankan Iran selama perang AS-Israel vs Iran masih menjadi misteri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pemimpin mereka sudah tidak ada, kelompok pemimpin kedua mereka juga sudah tidak ada. Masalah terbesar yang saya hadapi sekarang adalah tidak ada yang tahu siapa yang sebenarnya menjalankan negara itu," kata Trump, seperti dikutip Reuters.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Putranya, Mojtaba Khamenei, ditunjuk menggantikan dia setelah itu.
Namun, hingga kini, Mojtaba belum sekali pun muncul di hadapan publik. Ia menjadi korban luka dalam serangan yang sama yang menewaskan ayah dan keluarganya.
Sejumlah laporan menyebut Mojtaba dirawat di Rusia dengan diterbangkan diam-diam. Kendati demikian, Rusia membantah laporan tersebut.
Setelah menggantikan ayahnya, Mojtaba hanya memberi keterangan dan pernyataan melalui pesan tertulis yang disiarkan media resmi Iran dan saluran media sosial resminya.
Ada yang meyakini Mojtaba terluka parah dan masih dalam perawatan intensif, ada pula yang menganggap Mojtaba sebetulnya tewas, namun ditutupi oleh rezim Teheran.
(blq/dna)

56 menit yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·