Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui keputusan menarik semua pesawat pengebom B-1 dari pangkalan AS di Inggris karena Washington menerima ancaman.
"Ya, saya rasa kita bisa mengatakan itu. Maksud saya, mereka tidak terbang secara tidak sengaja," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat ke Nebraska.
"Ada beberapa ancaman, dan daripada memancing musuh, kita akan menangkap musuh dan mengalahkan mereka," lanjut Trump, seperti dikutip Anadolu Agency.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru-baru ini, AS menarik semua pesawat B-1 milik Angkatan Udara dari pangkalan RAF Fairford di Inggris. Penarikan itu menyusul penangkapan sejumlah pria dengan van putih di dekat Fairford yang diduga melakukan pelanggaran atas Undang-Undang Bahan Peledak.
Para pria saat ini telah dibebaskan dengan jaminan setelah pihak berwenang tidak menemukan bahan peledak di dalam van mereka.
Perdana Menteri Inggris Andy Burnham sempat mengatakan ada "indikasi kuat" bahwa Iran terkait dengan plot teror di Fairford.
Pangkalan udara RAF Fairford di Gloucestershire telah lama digunakan oleh pasukan Amerika Serikat dan NATO. Sejak Maret, Washington memakai pangkalan tersebut untuk melancarkan serangan terhadap situs rudal Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz.
Pada September, militer AS mengaku menerima peringatan dari intelijen AS dan negara-negara Barat yang menyatakan bahwa pangkalan Fairford menjadi target potensial serangan yang didukung Iran.
(blq/dna)

1 jam yang lalu
2






English (US) ·
Indonesian (ID) ·