Teheran Beri Peringatan Keras ke UEA yang 'Berkolusi' dengan Israel Serang Iran

1 jam yang lalu 3

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Iran mengingatkan Uni Emirat Arab (UEA) yang dituduh 'berkolusi' dengan Israel dan menciptakan permusuhan dengan rakyat Republik Islam Iran. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, lewat unggahannya di X, tanpa menyebut UEA menegaskan bahwa, negara yang "berkolusi dengan Israel untuk menanam benih perpecahan akan dimintai pertanggungjawabannya".

Unggahan Araghchi menyusul pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Rabu (13/5/2026) menyatakan bahwa Netanyahu melakoni sebuah "kunjungan rahasia" ke UEA saat perang Iran berkecamuk, dengan tujuan untuk meningkatkan hubungan dan kerja sama militer. Araghchi mengatakan bahwa kepemimpinan keamanan Iran telah mengetahui kunjungan rahasia itu sebelumnya dan mengingatkan bahwa upaya permusuhan terhadap rakyat Iran adalah sebuah "perjudian bodoh".

"Netanyahu sekarang mengungkapkan ke publik apa yang beberapa waktu lalu diinformasikan oleh satuan keamanan kepada pemimpin kami. Permusuhan dengan Rakyat Iran adalah sebuah perjudian bodoh. Berkolusi dengan Israel tidak bisa dimaafkan. Mereka yang berkolusi dengan Israel untuk menanamkan benih perpecahan akan diminta pertanggungjawabannya," Araghchi menegaskan.

Meski demikian, UEA membantah pernyataan resmi dari Kantor Perdana Menteri Netanyahu soal 'kunjungan rahasia' saat perang Iran berlangsung. Kementerian Luar Negeri UEA dalam pernyataannya mengatakan, "Uni Emirat Arab membantah laporan yang beredar terkait dugaan kunjungan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke UEA, atau menerima delegasi militer Israel ke negara kami."

sumber : Antara, Anadolu

Baca Artikel Selengkapnya