Massa mengikuti aksi solidaritas bagi WNI dan jurnalis yang diculik Israel di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA – Sebuah survei besar yang dilakukan oleh Pew Research Center menemukan bahwa posisi Israel di dunia terus merosot. Mayoritas dari 36 negara yang disurvei memandang negara tersebut tidak baik.
Survei tersebut, yang dilakukan antara tanggal 8 Februari dan 13 Mei, menemukan bahwa rata-rata 67 persen orang dewasa di negara-negara yang disurvei memiliki pandangan buruk terhadap Israel, dibandingkan dengan hanya 25 persen yang berpandangan baik.
Pew mengatakan sebagian besar wawancara dilakukan setelah AS dan Israel melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari, sebuah kampanye yang telah memicu kesulitan ekonomi secara global.
Permusuhan terhadap Israel terutama terlihat di negara-negara mayoritas Muslim yang termasuk dalam survei ini, termasuk Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Pakistan dan Turki, serta Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki. Pew mengatakan pihaknya tidak bisa melakukan pemungutan suara di Gaza.
Masyarakat Eropa juga tidak kalah bermusuhannya. Di Italia, Belanda dan Spanyol, sekitar dua pertiga orang dewasa atau lebih mengatakan bahwa mereka mempunyai pandangan yang sangat tidak menyenangkan terhadap Israel.
Temuan ini menunjukkan bahwa citra Israel di dunia internasional, yang telah terpukul akibat genosida di Gaza, semakin memburuk sejak perang melawan Iran. Pew mengatakan pandangan buruk meningkat di 13 dari 24 negara yang data trennya tersedia.
Di Argentina, misalnya, 46 persen orang dewasa mempunyai pandangan tidak baik terhadap Israel pada tahun 2025. Angka tersebut kini meningkat menjadi 55 persen.
Jumlah orang dengan pandangan yang sangat tidak menyenangkan juga meningkat dua digit di Australia, Italia, Nigeria, Polandia, dan Inggris.

5 jam yang lalu
6








English (US) ·
Indonesian (ID) ·