Sentimen terhadap rupiah dipengaruhi serangan AS terhadap Iran

2 jam yang lalu 2
Kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp18 ribu–18.125 per dolar AS pada hari ini

Jakarta (ANTARA) - Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyatakan rupiah memperoleh sentimen dari serangan militer AS terhadap Iran yang menyebabkan kenaikan harga minyak.

“Lonjakan harga minyak dipicu oleh serangan militer AS terhadap Iran yang meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan memicu sentimen risk-off di pasar negara berkembang,” ucapnya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Nilai tukar rupiah pada Jumat pagi bergerak menguat 37 poin atau 0,20 persen menjadi Rp18.074 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp18.111 per dolar AS

Mengutip Anadolu, AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu malam (29/7) dengan dalih membalas "percobaan serangan Iran" terhadap pasukan AS di Timur Tengah, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM).

Serangan tersebut terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menjanjikan respons "sangat keras" setelah sebuah drone menghantam sebuah tanker LNG milik AS di Mesir.

Melihat sentimen global, rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) AS tumbuh sebesar 1,5 persen quartal on quartal (qoq) pada kuartal II-2026, melambat 2,1 persen qoq pada kuartal I-2026, dan berada di bawah konsesus pasar sebesar 2 persen qoq.

Sementara itu, Personal Spending hanya meningkat 0,3 persen month on month pada Juni 2026, melambat dari 0,9 persen mom pada bulan sebelumnya, dan lebih rendah dibandingkan ekspektasi pasar sebesar 0,4 persen mom.

“Di sisi inflasi, indikator inflasi pilihan Fed, yaitu PCE Price Index dan Core PCE Price Index, masing-masing melandai menjadi 3,7 persen year on year (yoy) dan 3,3 persen yoy pada Juni 2026, sejalan dengan ekspektasi pasar.

“Kami memperkirakan rupiah akan bergerak pada kisaran Rp18 ribu–18.125 per dolar AS pada hari ini,” ungkap dia.

Baca juga: Rupiah melemah dipengaruhi harga minyak yang masih tinggi

Baca juga: Rupiah pada Kamis pagi melemah jadi Rp18.075 per dolar AS

Baca juga: Rupiah menguat dipengaruhi sikap hati-hati pasar menjelang agenda FOMC

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya