Jakarta, CNN Indonesia --
Arab Saudi disebut mulai kecewa terhadap dukungan terbatas yang diberikan negara-negara Barat, di tengah meningkatnya ketegangan dengan kelompok Houthi di Yaman.
Riyadh menilai bantuan pertahanan dari sekutu-sekutunya belum memenuhi kebutuhan kerajaan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bloomberg melaporkan pada Minggu (11/10), mengutip sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut, bahwa kekecewaan Arab Saudi terhadap sekutu-sekutu Barat semakin meningkat.
"Kekecewaan Riyadh semakin meningkat atas bantuan terbatas yang diberikan oleh sekutu-sekutu Baratnya," kata sumber tersebut.
Inggris telah memasok pesawat tanker kepada Arab Saudi. Namun, sejumlah permintaan tambahan terkait dukungan pertahanan yang diajukan Riyadh dalam beberapa pekan terakhir masih belum mendapat persetujuan.
Sebelumnya, Axios melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak permintaan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman Al Saud untuk melancarkan serangan terhadap kelompok Houthi di Yaman.
Sikap Washington tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan dan upaya Arab Saudi mendapatkan dukungan lebih besar dari sekutu-sekutunya.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya menegaskan komitmen Washington terhadap perjanjian pertahanan bersama dengan Arab Saudi.
Rubio mengatakan AS bermaksud memenuhi seluruh kewajibannya kepada kerajaan tersebut, lapor Middle East Monitor.
(mge/dna)

58 menit yang lalu
3





English (US) ·
Indonesian (ID) ·