Suasana Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi usai puncak musim haji, Jumat (12/6/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH – Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, juru bicara koalisi Saudi mengatakan bahwa sebuah rudal jelajah telah dicegat dan dihancurkan di wilayah Madinah pada Kamis. Kelompok Ansarallah Houthi menyangkal menembakkan misil ke Saudi hari ini.
"Sebuah rudal jelajah telah dicegat dan dihancurkan di wilayah Madinah," kata Turki al-Malki, melalui platform X.
Dilansir Arab News, pihak Pertahanan Sipil Arab Saudi mencabut peringatan yang sebelumnya dikeluarkan untuk kota Najran dan kota Jizan, seraya menyatakan melalui akun media sosial bahwa bahaya telah berlalu.
Meski demikian, mereka kembali menegaskan imbauan dari Kementerian Dalam Negeri agar tidak merekam, memublikasikan, atau menyebarkan informasi terkait lokasi jatuhnya puing-puing pesawat nirawak (drone) maupun rudal yang telah dicegat.
Sebelumnya pada bulan ini, koalisi tersebut menyatakan bahwa milisi Houthi di Yaman—yang didukung oleh Iran—melakukan serangan pesawat nirawak (drone) terhadap sebuah stasiun distribusi listrik di kota suci Madinah. Stasiun tersebut merupakan salah satu fasilitas yang menyediakan layanan listrik bagi Masjid Nabawi di Madinah.
Yahya Saree, juru bicara militer kelompok Houthi, mengatakan tidak ada serangan yang dilancarkan terhadap Arab Saudi hari ini. .

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·