Tangkapan layar CCTV Global Sumud Flotilla memperlihatkan tentara Israel melakukan intersepsi terhadap armada kapal Global Sumud Flotilla di sekitar perairan Siprus, Senin (18/5/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, GAZA - Sumber-sumber medis di Jalur Gaza memperingatkan soal penderitaan pasien hipertensi yang semakin memburuk. Sekitar 225 ribu orang menghadapi peningkatan risiko akibat kelangkaan obat-obatan dan layanan kesehatan yang minim.
Sumber itu mengindikasikan bahwa penundaan pemeriksaan rutin yang berkepanjangan menghambat deteksi dini dan penanganan penyakit. Sementara itu, penghancuran pusat perawatan primer telah menyebabkan kurangnya diagnosis dan tindak lanjut medis.
Disebutkan pula bahwa pola makan yang kurang sehat dan seimbang serta kondisi lingkungan yang buruk semakin memperparah penyakit tersebut, di lingkungan yang tercemar dan tidak higienis.
Mereka juga memperingatkan bahwa pengungsian berulang dan stres psikologis akibat perang, kemiskinan, dan pengangguran berpotensi meningkatkan komplikasi serius dan stroke mendadak.
Di sisi lain, para relawan dan pejuang kemanusiaan untuk Gaza yang tergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla justru ditangkapi tentara zionis Israel. Para relawan itu membawa obat-obatan, bantuan logistik, dan suara nurani dunia untuk warga sipil Palestina yang selama berbulan-bulan menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi tanpa henti.
sumber : Antara

1 jam yang lalu
1








English (US) ·
Indonesian (ID) ·