Jakarta (ANTARA) - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) mengumumkan pengangkatan jajaran anggota direksi baru.
Para pemegang saham menyetujui pengangkatan Ignatius Girendroheru sebagai Direktur Utama, dan Vera Florida sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko.
“Dengan susunan direksi baru diharapkan akan semakin memperkuat peran Pefindo sebagai lembaga penunjang pasar modal dalam menjaga transparansi, integritas dan stabilitas industri keuangan nasional melalui penyediaan informasi opini risiko kredit yang independen, kredibel, obyektif dan terpercaya,” ujar Sekretaris Perusahaan Pefindo, Andini Puspita Sari sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Jumat.
Ignatius sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Pefindo sejak tahun 2020, sementara Vera sebelumnya adalah Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 PT Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ignatius menggantikan posisi Direktur Utama yang sebelumnya dijabat oleh Irmawati, sementara Vera mengisi posisi Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko yang ditinggalkan oleh Ignatius.
Dengan demikian, jajaran anggota Direksi Pefindo terhitung sejak ditutupnya RUPSLB yaitu sebagai berikut:
- Direktur Utama: Ignatius Girendroheru
- Direktur Pemeringkatan: Hendro Utomo
- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Vera Florida
Sampai Juli 2026, Pefindo telah melakukan pemeringkatan atas instrumen Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) sebanyak Rp519,56 triliun dengan total outstanding mencapai Rp673,74 triliun.
Selain itu, untuk pemeringkatan perusahaan atau corporate ratings, Pefindo telah melakukan pemeringkatan terhadap 427 perusahaan, termasuk 206 perusahaan BUMN dan anak usahanya.
Selain kegiatan pemeringkatan, per Agustus 2026 Pefindo telah menjalankan beberapa kegiatan baru yang telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Kegiatan baru tersebut yaitu sebagai penyedia review eksternal pada penerbitan obligasi hijau dan obligasi sosial (green bond dan social bond verifier) dan Penyelenggara Penilaian Manajer Investasi (investment manager quality assessment) dan Penilaian Reksa Dana (mutual fund credit quality assessment).
Baca juga: Pefindo proyeksi penerbitan obligasi korporasi tetap solid semester II
Baca juga: Pefindo catat penerbitan surat utang korporasi Rp87,35 triliun
Baca juga: Penawaran melonjak, Pefindo sebut prospek obligasi pemerintah positif
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.








English (US) ·
Indonesian (ID) ·