Ribuan Warga Israel Turun ke Jalan Dukung Persekutuan dengan Partai Arab untuk Singkirkan Netanyahu

1 jam yang lalu 2

Para pendukung Joint List bersorak di markas kampanye aliansi tersebut di kota Nazareth, Israel utara, pada 27 Oktober 2026, saat hasil jajak pendapat setelah pemungutan suara (exit poll) pertama diumumkan di televisi.

JAKARTA -- Ribuan warga Israel turun ke jalan-jalan di Tel Aviv untuk menyampaikan ke para pemimpin oposisi bahwa terdapat 67 mandat di Knesset yang bisa digunakan untuk melengserkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu beserta koalisinya.

Mandat tersebut mencakup blok partai yang dipimpin oleh warga Palestina-Israel—sebuah blok bersejarah yang terdiri dari 19 kursi. Blok ini sebelumnya tak ingin diajak berkonsultasi oleh pemimpin partai Yashar, Gadi Eisenkot, ataupun diandalkan dukungannya dalam pembentukan pemerintahan.

Hasil pemilihan umum mengharuskan Eisenkot untuk melakukan hal tersebut jika ia tetap memegang janjinya untuk tidak bergabung dengan Netanyahu maupun mitra koalisinya.

Suasana di Tel Aviv terasa sangat emosional. Masyarakat benar-benar menginginkan agar suara untuk perubahan ini membuahkan hasil, dan mereka meyakini bahwa Eisenkot serta para pemimpin partai Yahudi-Israel lainnya perlu mendengarkan aspirasi mereka.

Baca Artikel Selengkapnya