RI siapkan rancangan resolusi PBB tentang ekonomi kreatif seiring WCCE

1 jam yang lalu 2

Jakarta (ANTARA) - Indonesia berencana kembali mengajukan rancangan resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait ekonomi kreatif seiring gelaran the 5th World Conference on Creative Economy yang akan digelar pada 21-23 Oktober 2026.

“Pada tahun 2026 ini, Indonesia melalui kerja sama erat antara Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Luar Negeri berencana mengajukan kembali rancangan resolusi Majelis Umum PBB terkait ekonomi kreatif,” kata Plt. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Kamapradipta Isnomo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Kamapradipta menjelaskan substansi dari resolusi tersebut akan tergantung pada hasil WCCE 2026. Upaya mengajukan resolusi itu merupakan lanjutan melanjutkan inisiatif Indonesia di tingkat PBB, termasuk penetapan 2021 sebagai International Year of Creative Economy for Sustainable Development serta pengajuan resolusi bertajuk Promoting Creative Economy for Sustainable Development pada 2023.

Khusus untuk persiapan WCCE tahun 2026, lanjutnya, Kemlu telah berupaya dan bekerja sama erat dengan Kementerian Ekonomi Kreatif guna memastikan apa yang dihasilkan dari pertemuan WCCE tahun ini memiliki relevansi dan nilai tambah dari kreatif ekonomi.

“Khususnya dalam menyesuaikan dengan kondisi ekonomi global sehingga ekonomi kreatif akan memberikan manfaat serta nilai tambah yang luas sebagai pertumbuhan ekonomi global, regional maupun nasional dengan memperhatikan aspek pertumbuhan maupun pembangunan berkelanjutan”, ujarnya.

Adapun pada tahun 2018 Kemlu bersama Kementerian Ekonomi Kreatif telah bekerja sama untuk menyelenggarakan WCCE pertama di Bali. Begitu juga dengan WCCE kedua di Dubai tahun 2021, WCCE 3 ketiga di Bali tahun 2022, WCCE keempat di Tashkent, Uzbekistan di tahun 2024.

Pada WCCE 2026, akan menghadirkan pertemuan tingkat menteri, diskusi bersama tokoh industri kreatif, serta kegiatan jejaring bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan mitra potensial dari berbagai negara. Forum ini juga menyediakan fasilitas business matching untuk mendukung komunikasi dan penjajakan kerja sama antarpelaku industri.

Perwakilan dari 51 negara telah dikonfirmasi hadir dan tujuh organisasi dunia akan turut terlibat. Selain itu, terdapat lebih dari 45 pembicara terkonfirmasi dari 12 lebih negara yang terdiri dari menteri, kepala daerah, pimpinan organisasi internasional, pakar, investor, hingga pelaku industri kreatif terkemuka.

Baca juga: Kemenekraf: WCCE 2026 perkuat posisi ekonomi kreatif RI di mata dunia

Baca juga: Kemenekraf buka akses pasar global bagi brand lokal di WCCE 2026

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya