RI-Albania target realisasikan MoU pekerja migran akhir 2026

2 jam yang lalu 4

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Albania menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai penempatan dan pelindungan pekerja migran di Jakarta, pada Kamis yang diharapkan dapat mulai diimplementasikan jelang akhir 2026.

Menteri Ekonomi dan Inovasi Albania Delina Ibrahimaj berharap kerja sama tersebut dapat direalisasikan melalui kesepakatan teknis lanjutan maupun forum bisnis mulai musim gugur mendatang, sekitar September hingga November, bagi sejumlah negara yang terletak di belahan Bumi utara seperti Albania.

“Berbekal MoU ini, saya sangat berharap Bapak Menteri dapat berkunjung ke Albania agar kita dapat menindaklanjuti memorandum tersebut, dan secepatnya pada musim gugur ini kesepakatan ini sudah dapat dioperasikan melalui penyelenggaraan forum bisnis serta kesepakatan teknis lanjutan,” ujar Delina, mengundang Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin.

Dia menyatakan penandatanganan kesepakatan tersebut memfasilitasi warga negara Indonesia agar dapat bekerja di Albania secara aman dan terlindungi menurut standar etika kerja.

Hal tersebut ditujukan untuk melindungi kepentingan WNI sebagai pekerja, sekaligus kepentingan para pelaku usaha Albania sebagai pemberi kerja.

Delina menilai MoU tersebut mencerminkan besarnya manfaat ekonomi dari hubungan bilateral kedua negara, serta kuatnya komitmen politik dari kedua pemerintahan untuk menjalin lebih banyak kerja sama.

Dia menyatakan kesepakatan tersebut berawal dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Albania pada 2024 lalu saat masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Albania Edi Rama dan Presiden Albania Bajram Begaj.

Delina pun berharap nota kesepahaman tersebut dapat membuka berbagai peluang kolaborasi baru dalam memperkuat hubungan Indonesia dan Albania.

“Saya sangat senang kita dapat merealisasikan penandatanganan ini dan saya yakin kebutuhan akan tenaga kerja terampil di Albania dapat terpenuhi melalui kolaborasi kita yang berkelanjutan,” kata dia.

Baca juga: RI-Albania perluas pasar kerja migran melalui Program SMK Go Global

Pewarta: Uyu Septiyati Liman
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya