Ratusan Sekolah di Tiga Negara Eropa Dapat Ancaman Bom

1 jam yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan sekolah di sejumlah wilayah Eropa menerima ancaman bom pada Senin (19/10).

Ancaman tersebut dilaporkan terjadi di Irlandia Utara, Skotlandia, Hungaria, dan Serbia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejumlah sekolah dan tempat usaha dievakuasi, meski pihak berwenang menduga ancaman tersebut merupakan tipuan.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui pihak yang mengirimkan ancaman serta kemungkinan keterkaitan antara insiden di berbagai negara itu.

Kepolisian Irlandia Utara mengatakan hingga 300 sekolah menerima pesan email serupa yang berisi ancaman umum. Pesan tersebut juga dilaporkan diterima sejumlah sekolah lain di Inggris.

"Polisi yang menyelidiki keadaan terkait email ancaman yang dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Irlandia Utara pagi ini menganggap masalah ini sebagai tipuan," demikian pernyataan kepolisian, seperti dilaporkan New Straits Times.

Menteri Pendidikan Irlandia Utara, Paul Givan, mengatakan email tersebut diduga berasal dari "kelompok Islamis". Pesan itu mengancam akan menerapkan hukum Syariah di wilayah tersebut dan menyebut adanya perangkat yang ditempatkan di lingkungan sekolah.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Givan, email tersebut "ditandatangani dengan frasa Allahu Akbar". Ancaman itu menyebabkan sejumlah sekolah ditutup.

Givan mengecam tindakan pengiriman email tersebut karena dinilai berupaya mengganggu kegiatan pendidikan.

"Saya ingin mengutuk keras tindakan mereka yang berupaya mengganggu sistem pendidikan kita hari ini dengan mengirimkan email berisi ancaman ke sekolah-sekolah kita," kata Givan.

Meski demikian, otoritas pendidikan Irlandia Utara menyatakan sebagian besar sekolah tetap beroperasi.

Sementara itu, Kepolisian Skotlandia juga melaporkan menerima informasi mengenai "pesan ancaman" yang dikirim ke sejumlah sekolah di wilayah tersebut.

"Kasus-kasus ini dianggap sebagai tipuan dan petugas sedang menyelidikinya," kata Kepolisian Skotlandia dalam sebuah pernyataan.

Ancaman serupa juga terjadi di Hungaria. Polisi setempat menerima laporan mengenai email yang dikirim ke media lokal dan mengklaim bom telah ditempatkan di lebih dari 70 sekolah di negara tersebut.

Sejumlah tempat usaha turut dievakuasi sebagai langkah pengamanan. Namun, petugas tidak menemukan bom di lokasi yang diperiksa.

Menteri Dalam Negeri Hungaria, Gabor Posfai, mengatakan hasil penyelidikan sementara menunjukkan ancaman tersebut tidak terbukti.

"Berdasarkan penyelidikan yang telah dilakukan sejauh ini, ancaman pagi ini terbukti tidak berdasar," tulis Posfai melalui Facebook.

Di negara tetangga Hungaria, Serbia, stasiun televisi pemerintah RTS melaporkan lebih dari 100 sekolah juga menerima ancaman bom.

AFP melaporkan bahwa otoritas pendidikan Irlandia Utara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "sebagian besar sekolah tetap buka".

(mge/bac)

Baca Artikel Selengkapnya