Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ekonomi dan pimpinan lembaga ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, mengatakan hadir memenuhi undangan Presiden Prabowo.
Ia menyebut akan ada banyak pembahasan terkait dengan masalah ekonomi.
"Nanti ada beberapa yang dibahas," katanya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut belum mengetahui sektor-sektor apa saja yang akan dibahas bersama Presiden Prabowo.
Terkait dengan pembahasan nilai tukar rupiah, Purbaya mengatakan hal tersebut akan dilakukan oleh bank sentral.
Menurut dia, kedatangannya akan fokus pada pembahasan isu-isu ekonomi.
"Belum tahu, paling diskusi masalah ekonomi," katanya.
Pada rapat terbatas sore ini, sejumlah menteri yang hadir antara lain Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman, Menteri Riset Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi/CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Selain itu, hadir juga Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fauzi, Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution, Komisaris Utama MIND ID Fuad Bawazier, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu, mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah dan Gubernur BI Perry Warjiyo.
Baca juga: Prabowo gelar ratas bahas penyesuaian kebijakan ekonomi dan energi
Baca juga: Prabowo ratas dengan DEN, pastikan pasokan stok BBM dan gas aman
Baca juga: Presiden pimpin ratas bidang ekonomi di Istana
Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.









English (US) ·
Indonesian (ID) ·