Jakarta, CNN Indonesia --
Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim, menegaskan tidak akan ragu untuk membubarkan parlemen dan menggelar Pemilihan Umum Sela jika keretakan di dalam tubuh pemerintahan persatuan (unity government) terus berlanjut dan melanggar kesepakatan politik yang telah dibangun.
Pernyataan itu disampaikan Anwar dalam pidato utamanya di Konvensi Pakatan Harapan (PH) yang berlangsung pada Minggu (17/5) waktu setempat.
Ketua koalisi Pakatan Harapan ini mengakui bahwa dirinya tengah mendengar banyak rumor terkait ketidakstabilan politik di tingkat bawah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun Anwar menyatakan hubungan antarpartai di tingkat federal saat ini masih berjalan baik, ia memberikan peringatan keras kepada partai-partai mitra koalisi jika mereka memutuskan untuk membelot dari perjanjian awal.
Anwar menyebut jika friksi politik terus memanas, pemilu sela tidak hanya akan terjadi di Johor atau negara bagian tertentu.
Wilayah-wilayah strategis seperti Negeri Sembilan, Selangor, Pahang, dan Penang juga berpotensi terseret ke dalam pusaran pemilu sela jika situasi nasional tidak kunjung kondusif.
"Saya akan mengadakan pertemuan dengan kepemimpinan Pakatan mengenai masalah ini dan jika perlu, kami akan menyerukan pemilu sela," ujar Anwar di hadapan para kader partai, seperti dilansir The Star.
Anwar menekankan bahwa prioritas utamanya adalah menjaga stabilitas politik demi tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan pemulihan ekonomi Malaysia.
Dia juga menegaskan pemerintahannya tidak akan tunduk pada ancaman politik dari pihak mana pun. "Kami tidak akan bisa diancam. Namun, jika mereka ingin bernegosiasi dengan cara yang baik, kami selalu bersedia," tegas Pemimpin PKR tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Anwar juga melontarkan kritik tajam terhadap beberapa pemerintah negara bagian yang kedapatan membagikan bantuan sosial atau "insentif politik" tepat sebelum masa pemilihan dimulai, yang ia nilai mencederai proses demokrasi yang sehat.
Di tengah isu perpecahan yang diembuskan pihak oposisi, Anwar memastikan bahwa tiga partai pendiri utama koalisi Pakatan Harapan, yaitu Parti Keadilan Rakyat (PKR), Democratic Action Party (DAP), dan Parti Amanah Negara (Amanah), tetap berada dalam kondisi yang solid dan stabil.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google

1 jam yang lalu
1







English (US) ·
Indonesian (ID) ·