Pidato Lengkap Presiden Rusia Vladimir Putin di Hari Kemenangan

1 jam yang lalu 1

Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato pada Hari Kemenangan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Presiden Vladimir Putin menggunakan pidato Hari Kemenangan Rusia di Lapangan Merah, Moskow, Ahad (9/5), untuk kembali menyerang NATO dan Barat sambil membela operasi militer Rusia di Ukraina sebagai langkah “terpaksa” demi menjaga keamanan nasional Rusia.

Dalam pidatonya memperingati kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman pada Perang Dunia II, Putin menuduh negara-negara NATO mengabaikan proposal keamanan Rusia dan terus memperluas infrastruktur militer di dekat perbatasan Rusia. Menurut dia, ancaman terhadap Rusia terus meningkat setelah Kiev disebut berupaya mendekati NATO dan membuka kemungkinan memperoleh senjata nuklir.

“Negara-negara NATO tidak mau mendengarkan kami,” kata Putin. “Ancaman yang sama sekali tidak dapat diterima bagi kami terus-menerus diciptakan tepat di perbatasan kami.”

Putin juga menuding Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya mendukung “neo-Nazi” di Ukraina serta menyiapkan “operasi hukuman” di Donbass dan Krimea. Ia menyebut operasi militer Rusia sebagai “serangan pendahuluan” yang menurutnya menjadi “satu-satunya keputusan yang benar” bagi negara berdaulat seperti Rusia.

Dalam pidato bernada nasionalistis tersebut, Putin menegaskan Rusia tidak akan tunduk kepada dominasi Barat. Ia menuduh Barat berupaya menghapus nilai-nilai tradisional Rusia, memalsukan sejarah Perang Dunia II, serta meningkatkan Russophobia. “Kami tidak akan pernah menyerah pada cinta kami kepada Tanah Air, iman dan nilai-nilai tradisional kami,” ujarnya.

Putin juga memuji pasukan Rusia dan milisi Donbass yang saat ini bertempur di Ukraina. Ia menyebut mereka sedang membela masa depan Rusia dan mencegah kebangkitan Nazisme modern. Dalam bagian emosional pidatonya, Putin mengheningkan cipta untuk tentara Rusia yang gugur serta korban konflik di Donbass dan Odessa.

Di akhir pidato, Putin menegaskan persatuan multietnis Rusia sebagai kekuatan utama negara tersebut. “Di sinilah letak kekuatan Rusia, kekuatan besar yang tak terkalahkan dari bangsa kita yang bersatu dan multietnis,” katanya sebelum menutup pidato dengan slogan, “Untuk Rusia! Untuk Kemenangan!”

Berikut ini adalah pidato lengkap Putin yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia:

Baca Artikel Selengkapnya