Pezeshkian di Sidang PBB: Israel yang Punya Bom Nuklir, Bukan Iran

1 jam yang lalu 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bukan negaranya yang memiliki senjata nuklir, melainkan Israel. Pernyataan itu disampaikan saat ia berpidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (23/9).

Dalam pidato tersebut, Pezeshkian mengatakan bahwa "bom atom dan nuklir" ada di tangan Israel, bukan Iran. Namun, badan pengawas nuklir justru datang ke Teheran alih-alih Tel Aviv.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bom atom dan nuklir ada di tangan rezim Israel, namun pengawasnya malah diminta datang ke Iran," kata Pezeshkian.

"Israel memiliki bom, memiliki senjata pemusnah massal, bukan anggota Perjanjian Non-Proliferasi dan tidak mengizinkan satu pun inspeksi. Namun mereka dihargai dengan segala cara sampai bisa mengebom ibu kota mana pun di wilayah sesuka hatinya," lanjutnya.

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah menginspeksi fasilitas nuklir Iran sejak Teheran meratifikasi Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT) pada 1970.

Namun, inspeksi tersebut mulai terhenti pada Juli 2025 usai Iran mengesahkan undang-undang yang menghentikan kerja sama dengan pengawas nuklir PBB tersebut imbas perang dengan AS-Israel.

Israel sementara itu tidak pernah menandatangani NPT. Padahal, situs pemantau kepemilikan nuklir menyebut Negeri Zionis memilki senjata nuklir.

Israel selama ini berdalih menyerang Iran karena program nuklir Teheran mengancam Tel Aviv.

(blq/dna)

Baca Artikel Selengkapnya