Menteri Perang AS Pete Hegseth saat konferensi pers di Pentagon, Washington, DC, AS, 2 Maret 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Amerika Serikat (AS) tidak akan mampu mempertahankan stabilitas ekonominya tanpa menjaga superioritas militer. Pendapat itu disampaikan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dalam opini di New York Post edisi Selasa(23/6/2025).
"Jika Amerika kehilangan keunggulan militernya yang tak terbantahkan, maka penghematan fiskal sebesar apa pun tidak akan mampu menjaga kesehatan ekonomi bangsa ini," tulis Hegseth dalam opininya.
Dia menekankan, selama puluhan tahun Pentagon telah menopang kemakmuran AS, mulai dari mendukung dominasi dolar hingga melindungi perdagangan global. Menurut Hegseth, kekuatan militer terbesar di dunia memberi stabilitas, keterdugaan, dan keuntungan ekonomi yang nyaris tak terbatas bagi AS.
Dia menjelaskan, dominasi militer memungkinkan Washington meminjam dana dengan syarat menguntungkan, bertransaksi bebas, serta menetapkan aturan perdagangan internasional. Tanpa keunggulan itu, menurut Hegseth, pasar, investasi, dan lapangan kerja di AS bisa terancam oleh ketidakstabilan.
"Ancaman terbesar bagi keamanan nasional Amerika saat ini adalah kurangnya investasi dalam belanja militer," ujar Hegseth.

2 jam yang lalu
2







English (US) ·
Indonesian (ID) ·