Pernah Berseteru dengan Trump, Elon Musk Guyur Dana Besar untuk Partai Republik

2 jam yang lalu 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Elon Musk kembali memasuki gelanggang politik Amerika Serikat. Setelah hubungannya dengan Presiden Donald Trump sempat retak, miliarder teknologi itu kini menghidupkan kembali America PAC untuk membantu Partai Republik mempertahankan kendali atas Kongres dalam pemilu paruh waktu pada 3 November 2026.

Kembalinya America PAC menjadi sinyal bahwa Musk tidak ingin hanya menjadi donor pasif. Kelompok politik tersebut akan membangun operasi mobilisasi pemilih dalam skala besar, terutama untuk menggerakkan basis konservatif yang cenderung tidak datang ke tempat pemungutan suara ketika pemilu tidak disertai pemilihan presiden.

Laporan Axios pada Rabu (29/7/2026) menyebut America PAC akan mengandalkan tiga jalur utama, yakni kampanye dari pintu ke pintu, iklan digital bertarget, dan pengiriman materi kampanye langsung kepada pemilih. Jumlah dana yang akan dikucurkan Musk belum diumumkan, tetapi diperkirakan sangat besar apabila mengacu pada operasi politiknya dalam pemilu 2024.

Taruhannya kali ini berbeda. Pada 2024, Musk membantu mengantarkan Trump kembali ke Gedung Putih. Dua tahun kemudian, tugas America PAC adalah menjaga agar kekuasaan Trump tidak dipatahkan oleh kemenangan Partai Demokrat di DPR ataupun Senat.

Mesin Politik dari Pintu ke Pintu

America PAC akan memusatkan perhatian pada operasi get out the vote atau mobilisasi pemilih. Strategi ini tidak banyak bergantung pada iklan televisi berskala nasional, tetapi pada kemampuan mengidentifikasi pendukung, menjangkau mereka secara personal, dan memastikan mereka benar-benar memberikan suara.

Dalam pemilu 2024, America PAC mengklaim telah mengetuk lebih dari 10 juta pintu di lebih dari enam negara bagian medan tempur. Jaringan tersebut kini akan diaktifkan kembali dan dikoordinasikan dengan komite serta organisasi lain dalam ekosistem politik Partai Republik.

Pembagian tugas itu memberi keuntungan strategis bagi Republik. Ketika America PAC berkonsentrasi pada mobilisasi pemilih di lapangan, kelompok-kelompok pendukung Republik lainnya dapat mengarahkan dana mereka untuk membeli iklan televisi, membentuk opini publik, dan menyerang kandidat Demokrat.

Operasi America PAC akan dipimpin Chris Young, penasihat politik kepercayaan Musk. Pengusaha pemilik Tesla, SpaceX, dan platform X itu juga telah berdiskusi dengan tim Trump mengenai bentuk dukungan yang paling efektif menjelang hari pemungutan suara.

Penasihat politik senior Trump, James Blair, menyebut America PAC sebagai mitra penting dalam operasi mobilisasi suara Republik pada 2024. Menurut dia, kembalinya organisasi tersebut akan memberikan tambahan kekuatan bagi para kandidat Republik di berbagai negara bagian.

Musk dan Rekor Dana Politik

Kekuatan utama Musk tidak hanya terletak pada kepemilikan platform komunikasi dan jaringan bisnisnya, tetapi juga pada kemampuannya mengucurkan uang dalam skala yang sulit ditandingi donor individual lain.

Axios melaporkan America PAC menghabiskan lebih dari 260 juta dolar AS untuk membantu kemenangan Trump pada 2024. Sementara itu, laporan kepada Komisi Pemilihan Federal Amerika Serikat atau FEC mencatat kontribusi Musk kepada America PAC telah mencapai sekitar 238,52 juta dolar AS hingga akhir November 2024.

Baca Artikel Selengkapnya