Perkuat Militer, PM Kanada: Kami Sangat Membutuhkan Turki

1 hari yang lalu 3

JAKARTA — Kanada menunjukkan ketertarikan terhadap kemajuan teknologi pertahanan Turki, terutama pesawat nirawak tempur, sistem elektronik militer, dan teknologi otonom. Dua perusahaan pertahanan terkemuka Turki, Baykar dan Aselsan, menjadi perhatian dalam penjajakan kerja sama industri militer antara Ottawa dan Ankara. Perkembangan tersebut menandai perubahan hubungan kedua negara yang sebelumnya sempat berselisih akibat pembatasan ekspor teknologi drone.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney secara terbuka mengakui negaranya membutuhkan keahlian industri pertahanan Turki untuk memperkuat kemampuan militer. Pernyataan itu disampaikan setelah pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di Ankara pada Kamis (22/10/2026), yang menghasilkan peluncuran Kemitraan Strategis Kanada–Turki.

"Terus terang, saat ini kami berada dalam posisi yang lebih membutuhkan keahlian Turki untuk memperkuat kemampuan yang diperlukan guna melindungi warga Kanada dan menjalankan peran sepenuhnya sebagai sekutu NATO," kata Carney kepada wartawan pada Jumat (23/10/2026), sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian karena Kanada beberapa tahun sebelumnya justru membatasi ekspor teknologi kamera dan sistem penargetan yang digunakan pada pesawat nirawak Turki. Kini, Ottawa menjajaki kemitraan dengan industri pertahanan Ankara, termasuk peluang pengembangan teknologi dan kemampuan produksi bersama.

Menurut laporan Anadolu Agency dan media pertahanan Turki, pemerintah Kanada juga mempelajari pendekatan Turki dalam membangun industri pertahanan nasional yang dikoordinasikan Presidency of Defence Industries atau Savunma Sanayii Başkanlığı (SSB).

Namun, ketertarikan terhadap model kelembagaan tersebut masih berdasarkan keterangan sumber-sumber industri pertahanan. Pemerintah Kanada belum mengumumkan keputusan resmi untuk mengadopsi sistem yang sama.

Carney Temui Eksekutif Baykar dan Aselsan

Perhatian Kanada terhadap teknologi militer Turki terlihat dalam rangkaian kunjungan Carney ke Ankara dan Istanbul pada 22–23 Oktober 2026.

Media pertahanan Turki Envanter Medya melaporkan bahwa Carney bertemu sejumlah eksekutif senior Baykar dan Aselsan pada Jumat (23/10/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian pembicaraan yang dikoordinasikan otoritas industri pertahanan Turki.

Pemerintah Kanada mengonfirmasi adanya pertemuan dengan kalangan bisnis dan investor Turki, tetapi tidak merinci seluruh perusahaan yang terlibat.

Baykar dikenal sebagai pengembang pesawat nirawak Turki, termasuk Bayraktar TB2 dan Bayraktar Akıncı. Perusahaan tersebut juga mengembangkan Kızılelma, pesawat tempur nirawak bertenaga jet yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi udara.

Sementara itu, Aselsan merupakan salah satu perusahaan elektronik pertahanan terbesar Turki. Perusahaan tersebut mengembangkan radar, sistem komunikasi militer, perangkat peperangan elektronik, avionik, dan sistem elektro-optik yang digunakan dalam berbagai platform persenjataan.

Bagi Kanada, kemampuan kedua perusahaan tersebut relevan dengan kebutuhan pengembangan sistem militer modern, terutama teknologi tanpa awak, sensor, komunikasi aman, dan sistem elektronik pendukung operasi tempur.

Carney menyatakan Kanada tertarik membangun kerja sama yang melibatkan kemampuan teknologi kedua negara, bukan sekadar membeli persenjataan jadi.

"Saya lebih condong pada kemitraan, ketika kita menyediakan teknologi yang saling melengkapi dan membangun kemampuan bersama," kata Carney, sebagaimana dikutip Anadolu Agency.

Pernyataan itu mengindikasikan bahwa Ottawa melihat industri pertahanan Turki sebagai calon mitra pengembangan kemampuan militer.

Namun, belum ada pengumuman resmi mengenai kontrak pembelian drone Baykar ataupun sistem elektronik Aselsan oleh pemerintah Kanada. Jenis teknologi yang akan dikembangkan bersama, nilai investasi, dan jadwal pelaksanaan proyek juga belum diumumkan.

Kanada Pelajari Model Industri Pertahanan Turki

Salah satu perkembangan penting dalam kunjungan Carney adalah ketertarikan Kanada terhadap pendekatan Turki dalam membangun industri pertahanan domestik.

Selama beberapa dekade, Ankara berupaya mengurangi ketergantungan terhadap pemasok luar negeri melalui pengembangan kemampuan penelitian, rekayasa, dan produksi persenjataan nasional.

SSB berperan dalam mengoordinasikan berbagai program pengadaan dan pengembangan industri pertahanan Turki, termasuk hubungan antara pemerintah, perusahaan teknologi, lembaga penelitian, dan pemasok komponen.

Pendekatan tersebut membantu membangun ekosistem industri yang menghasilkan berbagai sistem persenjataan, mulai dari pesawat nirawak, radar, kendaraan tempur, hingga sistem pertahanan udara.

Menurut laporan Daily Sabah yang mengutip Anadolu Agency, sumber-sumber industri pertahanan menyatakan Kanada tertarik mempelajari model koordinasi tersebut untuk memperkuat kemampuan produksi militernya sendiri.

Namun, informasi tersebut belum menjadi kebijakan resmi pemerintah Kanada. Ottawa belum mengumumkan rencana membentuk lembaga baru yang meniru struktur SSB.

Kanada sendiri telah memiliki Defence Investment Agency yang dibentuk pada 2025 untuk memperbaiki proses pengadaan dan memperkuat investasi pertahanan.

Keberadaan lembaga tersebut menunjukkan bahwa Ottawa telah menjalankan reformasi pengadaan militer sebelum memperluas kerja sama dengan Ankara.

Karena itu, ketertarikan terhadap model Turki lebih tepat dipahami sebagai upaya mempelajari praktik pengembangan industri pertahanan yang dapat melengkapi kebijakan Kanada, bukan sebagai keputusan untuk menyalin keseluruhan sistem kelembagaan Ankara.

Baca Artikel Selengkapnya