Arak-arakan peti jenazah Ayatollah Ali Khamenei di Kota Qom, Iran seusai dishalatkan di Masjid Jamkaran, pada Selasa (7/7/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV -- Pemimpin oposisi Israel dari Partai Demokrat, Yair Golan menilai bahwa pembunuhan terhadap mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei saat awal perang AS-Israel terhadap Iran adalah sebuah "kesalahan". Hal itu diutarakan Golan dalam wawancara sebuah acara di kota Rishon LeZion selatan Tel Aviv, seperti dilaporkan Times of Israel, Jumat (9/10/2026).
"Saya pikir, dengan tegas, pembunuhan Khamenei sang ayah adalah sebuah kesalahan," kata Golan.
"Bukan karena dia tidak layak untuk mati, tapi karena melayani kepentingan Negara Israel," kata Golan sambil mengingatkan usia Ali Khamenei yang sudah mencapai 86 tahun.
Golan mengeklaim, berlanjutnya kepemimpinan kepada putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, telah membuat Iran saat ini dipimpin oleh "individu yang lebih ekstrem dan keras."
Golan juga mengkritisi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang mengejar "tujuan tak realistis" menggulingkan pemerintahan Iran, sambil menyebut tujuan itu tidak tercapai.
sumber : Antara, Anadolu

55 menit yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·