PBB Rilis Daftar 214 Perusahaan Terlibat Bisnis Pemukiman Ilegal Israe

31 menit yang lalu 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Kantor Hak Asasi Manusia PBB telah mengidentifikasi 214 perusahaan dari 11 negara yang terlibat dalam kegiatan bisnis tertentu terkait permukiman Israel di Palestina.

Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) menghimpun data itu usai menambahkan 61 perusahaan ke basis data dan menghapus lima perusahaan yang sudah menghentikan kegiatan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Laporan ini mengidentifikasi keterlibatan perusahaan dalam serangkaian aktivitas tertentu terkait permukiman Israel di Palestina," demikian pernyataan OHCHR, di situs resminya, pekan lalu.

Perusahaan-perusahaan itu beroperasi di berbagai sektor seperti pertanian, transportasi, penyimpanan, pengelolaan limbah, energi, makanan hingga perhotelan.

Karena keterbatasan sumber daya, penilaian terbaru fokus ke dampak aktivitas bisnis terkait pemukiman terhadap hak penentuan nasib rakyat Palestina.

Kantor PBB menilai keterlibatan perusahaan menggunakan tiga kategori berdasarkan Prinsip Panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia: apakah suatu perusahaan menyebabkan dampak buruk, berkontribusi terhadapnya, atau secara langsung terkait dengannya melalui operasi, produk, layanan, atau hubungan bisnisnya.

[Gambas:Video CNN]

"Dari 214 perusahaan yang terdaftar, 200 perusahaan berkontribusi terhadap dampak negatif terhadap hak penentuan nasib sendiri Palestina," demikian laporan PBB.

"Sebanyak 14 perusahaan terkait langsung dengan dampak tersebut," imbuh mereka.

Ratusan perusahaan itu mayoritas berasal dari Israel, tetapi ada pula dari negara seperti Amerika Serikat, Inggris, hingga Jerman.

OHCHR tidak menyimpulkan salah satu perusahaan yang menyebabkan dampak negatif tersebut. Namun, mereka menekankan agar perusahaan memenuhi tanggung jawab serta menghormati hak asasi manusia berdasarkan standar internasional.

"Laporan ini berfungsi sebagai pengingat akan tanggung jawab perusahaan berdasarkan standar internasional, termasuk perlunya melakukan uji tuntas hak asasi manusia dan mengambil tindakan yang tepat," kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Türk.

Berikut beberapa perusahaan yang masuk dalam laporan PBB terkait pendudukan ilegal Israel di Palestina.

1. A. Barkan and Partners Ltd (Israel)
2. Absoluteskin Cosmetics (Pty) Ltd. (Afrika Selatan)
3. Ackerstein Industries Ltd. (Israel)
4. Adama Ltd (China)
5. Airbnb Inc (Amerika Serikat)
6. TripAdvisor, Inc (Amerika Serikat)
7. Altice International Ltd (Luxemburg)
8. Booking.com B.V. (Belanda)
9. Construcciones y Auxiliar de Ferrocarriles S.A. (Spanyol)
10. Egged Transportation Ltd (Prancis)
11. Greenkote P.L.C. (Inggris)
12. J.C. Bamford Excavators Ltd (Inggris)
13. Heidelberg Materials AG (Jerman)
14. Orbia Advance Corp Sab de CV (Meksiko)

Selengkapnya laporan PBB di sini.

(isa/bac)

Baca Artikel Selengkapnya