Jakarta (ANTARA) -
Sekitar 700 WNI, diaspora, dan masyarakat internasional menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Wisma Duta RI Paris, Senin (17/8), yang sekaligus menjadi ruang memperkuat kebangsaan dan diplomasi budaya Indonesia.
Duta Besar RI untuk Prancis Mohamad Oemar mengatakan perayaan kemerdekaan menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia di perantauan untuk menjaga rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap Tanah Air.
“Melalui perayaan ini, kita ingin terus menjaga rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap Indonesia, meskipun berada jauh dari tanah air. Saya sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar untuk hadir dan merayakan 17 Agustus bersama-sama,” ujar Oemar.
Upacara peringatan detik-detik Proklamasi dipimpin Oemar sebagai inspektur upacara. Pengibaran Merah Putih dilakukan 11 anggota Paskibraka yang terdiri atas pelajar dan mahasiswa Indonesia di Prancis.
Setelah upacara, masyarakat menggelar doa bersama bagi warga di Nusa Tenggara Timur yang terdampak gempa bumi.
Perayaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan budaya, antara lain pemotongan tumpeng Cita Nusantara, lomba busana tradisional, serta pertunjukan tari Poco-Poco, Gemu Fa Mi Re, dan Joget Nusantara.
Dari sekitar 700 peserta, 150 orang di antaranya merupakan warga Prancis dan masyarakat internasional, termasuk keluarga perkawinan campur dan Indonesianis. Kehadiran mereka turut menjadikan perayaan tersebut sebagai sarana mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Prancis.
Seorang warga Prancis, Alexandre, mengaku tertarik dengan keberagaman Indonesia dan budaya Nusantara. Ia juga menikmati sejumlah hidangan Indonesia yang disajikan dalam perayaan, seperti bakso dan sate.
“Menurut saya, Indonesia sangat menarik karena keberagamannya, dengan banyaknya bahasa dan suku. Saya terkesan dengan Bhinneka Tunggal Ika. Merupakan cita-cita saya untuk dapat mengunjungi Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, KBRI Ottawa memperingati HUT ke-81 RI dengan memberikan penghargaan kepada penulis sekaligus sineas asal Quebec, Ugo Monticone, dan pengusaha asal Indonesia di Kanada, Johannes Doy, atas kontribusi keduanya dalam diplomasi budaya dan ekonomi Indonesia.
Ugo dikenal melalui film dokumenter tentang Bali yang ditayangkan di Kanada dan sejumlah negara Eropa. Sementara itu, Johannes selama lebih dari tiga dekade mempromosikan karya kerajinan perajin Indonesia melalui usahanya, Tribal Voices, di Kanada.
Rangkaian peringatan kemerdekaan di Ottawa diawali dengan upacara bendera yang dihadiri sekitar 200 peserta dari keluarga besar KBRI Ottawa dan diaspora Indonesia di Kanada. Upacara dipimpin langsung Duta Besar RI untuk Kanada Muhsin Syihab.
Peringatan kemerdekaan di Ottawa juga diisi berbagai kegiatan, mulai dari funwalk dan perlombaan hingga Panggung Merdeka dan bazar yang menampilkan seni budaya serta jajanan kuliner Nusantara.
Rangkaian kegiatan di Paris dan Ottawa menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum memperkuat ikatan kebangsaan diaspora, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat setempat untuk mengenal budaya, kreativitas, dan kontribusi Indonesia di tingkat internasional.
Baca juga: "Fun games" di KBRI Paris obati rindu semarak HUT RI bagi diaspora
Baca juga: Indonesia perkuat promosi internasional produk unggulan di Kanada
Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.







English (US) ·
Indonesian (ID) ·