OJK catat pembiayaan sektor hijau capai Rp93,70 triliun pada Juli 2026

54 menit yang lalu 4

Jakarta (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan sektor hijau yang diklasifikasikan dalam Kategori Usaha Keuangan Berkelanjutan (KUKB) pada industri perusahaan pembiayaan atau multifinance mencapai Rp93,70 triliun pada Juli 2026.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan nilai tersebut setara dengan 17,25 persen dari total penyaluran pembiayaan industri perusahaan pembiayaan.

Menurut dia, sektor hijau dapat menjadi salah satu ruang pengembangan bagi industri multifinance dan modal ventura seiring meningkatnya kebutuhan terhadap kegiatan usaha yang mendukung pembiayaan berkelanjutan.

Sementara itu, pada industri modal ventura, pembiayaan yang diklasifikasikan dalam KUKB mencapai Rp15,37 triliun atau 90,44 persen dari total penyertaan atau pembiayaan pada Juli 2026.

Baca juga: BEI luncurkan IDX Green Equity Designation untuk perkuat ekonomi hijau

“Ke depan, peluang dapat terus berkembang tentunya pada usaha yang mendukung pembiayaan berkelanjutan,” ucap dia.

Meski demikian, Agusman menilai pengembangan pembiayaan sektor hijau tetap perlu diikuti dengan penerapan manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik, serta perlindungan konsumen.

Secara keseluruhan, OJK mencatat piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 2,01 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp513,05 triliun, terutama didukung peningkatan pembiayaan modal kerja sebesar 6,32 persen yoy.

Adapun pembiayaan modal ventura pada Juli 2026 terkontraksi 0,46 persen yoy dengan nilai Rp16,32 triliun.

Baca juga: Kemnaker: "Reskilling" penting untuk raih peluang dari "green jobs"

Pada industri pinjaman daring atau pindar, outstanding pembiayaan pada Juli 2026 tumbuh 24,76 persen yoy menjadi Rp105,63 triliun.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan industri pegadaian tumbuh 50,73 persen yoy menjadi Rp160,78 triliun. Pembiayaan terbesar disalurkan dalam bentuk produk gadai, yakni Rp136,39 triliun atau 84,83 persen dari total pembiayaan.

Pada industri lembaga keuangan mikro (LKM), penyaluran pembiayaan pada Juli 2026 terkontraksi 0,40 persen yoy menjadi Rp1,05 triliun.

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Baca Artikel Selengkapnya