Jakarta, CNN Indonesia --
Seekor hiu dusky yang terancam punah menyita perhatian publik karena terjebak lebih dari sebulan di sebuah kanal di Busan, Korea Selatan.
Pihak berwenang Korea Selatan pada Rabu (21/10) menyiarkan operasi penyelamatan hiu betina tersebut seiring meningkatnya perhatian publik akan keselamatan dan kesehatan sang hiu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hiu yang dijuluki Bukangi ini terjebak di kanal Taman Tepi Laut Pelabuhan Utara Busan sejak 18 September lalu. Pihak berwenang sudah mencoba mengeluarkannya pada 29 September dan 2 Oktober namun gagal.
Tim akhirnya kembali melakukan upaya penyelamatan pada Rabu yang membutuhkan waktu selama lebih dari delapan jam. Mereka menggunakan jaring untuk memandu Bukangi keluar menuju perairan terbuka di pelabuhan.
Upaya tersebut berhasil dilakukan pada pukul 18.10 waktu setempat. Namun demikian, pada Kamis (22/10) pagi, Bukangi terlihat lagi di sekitar kanal setelah menerobos penghalang yang dipasang pihak berwenang.
Tim penyelamat akhirnya berjibaku membebaskan kembali Bukangi dan memperkuat lapisan jaring guna mencegah sang hiu kembali masuk.
Menurut petugas, Bukangi sekarang sudah berenang lebih jauh ke laut, namun terus berputar kembali ke arah kanal.
Para ahli memperkirakan bahwa Bukangi tampaknya tertarik dengan kanal karena airnya yang hangat dan banyak ikan.
Namun, pihak berwenang Korsel khawatir Bukangi bisa mati karena ada penurunan suhu di perairan Busan.
Bukangi telah menjadi daya tarik lokal sejak terjebak di kanal pada akhir September. Lebih dari 1,6 juta orang mengunjungi Taman Tepi Laut Pelabuhan Utara Busan demi menyaksikan langsung hiu tersebut.
Kemunculan Bukangi telah membuat cemas pihak berwenang akan kesehatan hewan tersebut. Pasalnya, Bukangi memiliki sejumlah luka di tubuh dan belum terlihat makan selama terjebak di kanal.
(blq/bac)

1 jam yang lalu
1






English (US) ·
Indonesian (ID) ·