Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah delegasi negara meninggalkan ruang sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mulai menyampaikan pidatonya pada Kamis (24/9).
Aksi "walk out" atau keluar tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap Netanyahu dan kebijakan Israel terkait konflik di Palestina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang diplomat Israel terlihat sibuk membuat catatan setelah sejumlah delegasi meninggalkan ruang sidang.
Delegasi Brasil menjadi salah satu perwakilan negara yang tidak tetap berada di tempat untuk mendengarkan pidato Netanyahu.
Suasana ruang sidang juga diwarnai sorakan dan teriakan "Palestina Merdeka" ketika Netanyahu berada di podium.
Di sisi lain, diplomat Amerika Serikat dan Israel serta sejumlah orang yang berada di balkon atas memberikan tepuk tangan kepada Netanyahu selama pidatonya berlangsung.
Sebelum memulai pidatonya, Netanyahu menyebut para delegasi yang meninggalkan tempat duduk mereka sebagai "pengecut moral".
Aksi meninggalkan ruang sidang merupakan bentuk protes yang kerap terjadi dalam pertemuan multilateral di PBB.
Pada 2024, sejumlah delegasi juga melakukan aksi tersebut ketika Netanyahu berpidato di tengah perang Israel di Gaza yang berlangsung setelah serangan Hamas pada 2023.
https://www.instagram.com/reel/DdrlnopGABJ/?utm_source=ig_web_copy_link&stkn=NTc4MTIwNjQ2YQ==
(mge/rds)

1 jam yang lalu
3





English (US) ·
Indonesian (ID) ·